Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Indeks Keyakinan Konsumen Melambat di Awal Tahun 2025

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 13:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia dilaporkan melambat pada awal tahun Januari 2025.

Dalam survei yang dilakukan Bank Indonesia (BI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mengalami penurunan 0,5 poin menjadi 127,2, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 127,7.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan meski turun, optimisme konsumen masih positif dengan indeks yang masih tetap berada di atas level 100.


"Keyakinan konsumen yang tetap optimis pada Januari 2025 bersumber dari tetap kuatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan peningkatan keyakinan konsumen terhadap ekonomi ke depan," katanya dalam keterangan resmi Selasa 11 Februari 2025.

Sementara itu, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Januari 2025 tercatat masing-masing sebesar 113,5 dan 140,8. 

Berdasarkan kategori pengeluaran responden, keyakinan konsumen pada Januari 2025 tetap optimis untuk seluruh kategori, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran Rp4,1 juta - Rp5 juta (131,8).  

Adapun, penurunan indeks nyatanya bukan hanya pada IKK. Bahkan di seluruh komponen IKE, yang menunjukkan kondisi saat ini dibandingkan dengan 6 bulan yang lalu mengalami penurunan. 

Secara rinci, IKE sebesar 113,5 turun 2,5 poin dari Desember 2024 yang mencapai 116. Di mana Indeks Penghasilan Saat Ini Januari 2025 ikut turun 1,3 poin menjadi 122,6.  

Kemudian Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja turut terpangkas 4,5 poin menjadi 107,7 pada Januari 2025. Sementara Indeks Pembelian Barang Tahan Lama turut turun 1,5 poin menjadi 110,3.  

Satu-satunya yang meningkat pada periode ini yaitu IEK yang mencerminkan ekspektasi 6 bulan mendatang dibandingkan dengan kondisi saat ini naik 1,3 poin menjadi 140,8 pada Januari 2025. Sementara Indeks Ekspektasi Penghasilan naik 1,5 menjadi 144,8. 

Optimisme pengusaha yang tercermin dari Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha juga naik paling tinggi sebesar 3,3 poin menjadi 140,7. Sementara Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja terpangkas 0,6 poin dari Desember 2024 menjadi 137 poin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya