Berita

Showroom BYD di Jakarta Selatan/RMOL

Otomotif

BYD Bikin Mobil Pintar yang Bisa Nyetir Sendiri, Harga di Bawah Rp200 Juta

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 10:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, berencana melengkapi hampir semua model kendaraannya dengan sistem mengemudi otonom canggih yang disebut "God's Eye". 

Langkah ini bertujuan untuk membuat teknologi tersebut lebih terjangkau bagi konsumen. 

Dikutip dari Nikkei Asia, Selasa 11 Februari 2025, BYD akan memasang sistem ini pada semua model dengan harga di atas 100.000 Yuan (sekitar Rp218 juta) dan juga pada tiga model yang harganya di bawah angka tersebut, termasuk Seal 05 DM-i plug-in hybrid yang dibanderol mulai dari 89.800 Yuan (sekitar Rp196 juta). 


"Kendala terbesar untuk mengemudi secara cerdas adalah biayanya yang tinggi," kata pendiri BYD, Wang Chuanfu. 

Sistem "God's Eye" menawarkan fitur-fitur seperti parkir otomatis dan navigasi di jalan kota dengan intervensi minimal dari pengemudi. BYD menekankan bahwa teknologi ini seharusnya dapat diakses oleh semua orang, bukan hanya mereka yang membeli kendaraan mewah.

"Saat ini, sebagian besar kendaraan yang dilengkapi dengan teknologi mengemudi secara otonom dibanderol di atas 200.000 Yuan (sekitar Rp446 juta), sehingga tidak terjangkau bagi banyak konsumen. Saya percaya teknologi yang bagus seharusnya dapat diakses oleh semua orang," kata Wang. 

Dengan langkah ini, BYD berharap dapat mempercepat adopsi teknologi mengemudi cerdas di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif. Perusahaan ini juga berencana untuk berinvestasi setidaknya 14 miliar Dolar AS dalam pengembangan kendaraan pintar. 

Selain itu, BYD telah bermitra dengan DeepSeek, sebuah startup AI, untuk meningkatkan kecerdasan dalam kendaraan mereka, mencerminkan tren di antara produsen mobil Tiongkok lainnya yang berupaya mendemokratisasikan teknologi canggih.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya