Berita

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat menghadiri peluncuran program cek kesehatan gratis di Puskesmas Ciater, Tangerang Selatan, Senin 10 Februari 2025/Istimewa

Politik

Lewat Program Cek Kesehatan Gratis, Presiden Ingin Perkuat SDM Indonesia

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 17:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program unggulan Presiden Prabowo Subianto yakni cek kesehatan gratis (CKG) per hari ini, Senin 10 Januari 2025, sudah bisa diakses masyarakat.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menilai program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui layanan kesehatan terjangkau dan merata. 

"Program cek kesehatan gratis adalah kado kesehatan dari negara kepada semua warga yang berulang tahun," kata sosok yang akrab disapa Cak Imin ini saat meninjau pelaksanaan CKG di Puskesmas Ciater, Tangerang Selatan, Banten. 


Program ini melengkapi manfaat dari BPJS Kesehatan. Kombinasi ini akan membantu masyarakat miskin keluar dari jebakan kemiskinan atau health poverty trap

Dengan perpaduan CKG-BPJS, masyarakat dapat menerima akses pelayanan kesehatan yang lengkap hingga mendapatkan deteksi dini potensi penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan ginjal yang selama ini paling banyak diderita pengguna BPJS Kesehatan dan memakan biaya pengobatan besar. 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu lantas mengimbau kepada seluruh golongan masyarakat untuk saling tolong-menolong dalam iuran BPJS Kesehatan. 

"Saya mendorong agar peserta yang tidak aktif segera mengaktifkan BPJS-nya, terlebih sudah ada program yang memudahkan peserta yang memiliki tunggakan. Iuran BPJS ini merupakan wujud bahu-membahu sesama warga bangsa," tandas Cak Imin.

Dengan target penerima manfaat sebanyak 281 juta orang, setiap warga negara yang merayakan ulang tahun akan menerima cek kesehatan gratis sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya