Berita

Nikson Nababan/Ist

Nusantara

Nikson Nababan Siap Diberi Amanah Pimpin DPD PDIP Sumut

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 20:58 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Bursa calon Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara semakin ramai dibicarakan seiring akan berakhirnya masa jabatan Rapidin Simbolon pada tahun 2025 ini.

Selain nama Rapidin Simbolon, beberapa nama lain juga dinilai layak untuk memimpin partai berlogo banteng tersebut di Sumatera Utara. Nama-nama tersebut diantaranya Nikson Nababan, Mangapul Purba, hingga beberapa nama lain seperti Sihar Sitorus.

Pengamat politik, DR Bakhrul Khair Amal mengatakan, berbicara sosok jabatan pimpinan partai politik selalu berbicara mengenai hal yang universal. Tidak hanya mengenai kapasitas personal seperti jalur lobi, ilmu kepemimpinan hingga kemampuan finansial. Namun juga mengenai berbagai faktor di luar kapasitas personal, yakni persoalan keterwakilan entitas yang akan mengiringi keterpilihan seseorang.


“Pertanyaannya kalau ini yang jadi ketua, maka siapa sekretarisnya, siapa bendaharanya? ini menjadi pembicaraan demi mengakomodir berbagai keterwakilan entitas,” katanya dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut, Minggu, 9 Februari 2025.

Dari beberapa nama yang muncul, Bakhrul menilai Rapidin Simbolon masih menjadi sosok yang dianggap mumpuni. Namun beberapa nama lain seperti Nikson Nababan, juga menjadi sosok yang tidak kalah dalam kapasitas pribadi mengingat yang bersangkutan memiliki rekam jejak sebagai Bupati Tapanuli Utara.

“Ya itu kembali nanti, bagaimana kemudian Nikson mampu meyakinkan kader dan pimpinan mengenai kapasitas dan kampanye apa yang dibangunnya di internal,” pungkasnya.

Nikson Nababan sendiri mengatakan dirinya siap untuk memimpin PDIP Sumut jika mendapat amanah dari jajaran DPC dan mendapat penugasan dari Megawati Soekarnoputri.

“Kalau semua mendukung kita siap,” ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya