Berita

Wamenkop Ferry Juliantono di acara IKA Unpad, Gedung Tribata, Dharmawangsa, JAkarta Selatan, Minggu, 9 Februari 2025/RMOL

Politik

Prabowo Minta Wamenkop Kejar Ketertinggalan Koperasi dari BUMN dan BUMS

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 18:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto mendorong Kementerian Koperasi agar mampu mengembalikan peran penting koperasi di tengah masyarakat untuk menyusul ketinggalan dari BUMN dan BUMS untuk mewujudkan ekonomi Pancasila.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono ketika menghadiri acara Dialog Kebangsaan dengan tema Penegakan Kembali Ekonomi Pancasila Menuju Keadilan Sosial di Indonesia di Gedung Tribata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu, 9 Februari 2025.

Wamenkop menuturkan Presiden Prabowo Subianto yang kini masih aktif sebagai pembina Koperasi Unit Desa menginginkan agar koperasi bisa bangkit lebih besar seperti BUMN.


"Pak Prabowo sendiri sampai hari ini masih aktif, karena masih jadi dewan pembina induk KUD. Dadi dari sisi batiniah, itu tentu Pak Prabowo sebagai presiden, menugaskan kita semua di pemerintahan, khususnya di kementerian koperasi, untuk mengembalikan lagi peran korporasi menjadi relatif bisa nyusul ketinggalan dari badan usaha BUMN dan badan usaha swasta atau korporasi,” kata Ferry di lokasi.

Ia mengatakan dalam penguasaan aset di koperasi relatif kecil dibandingkan dengan BUMN. Oleh sebab itu, ia tengah memformulasikan agar koperasi di seluruh Indonesia bisa memiliki andil besar dalam ekonomi nasional. 

"Kalau lihat dari penguasaan asetnya, penguasaan aset badan usaha koperasi itu enggak sampai 500 triliun total aset Koperasi di seluruh Indonesia.  Berbeda halnya dengan aset Badan Usaha Milik Negara yang mungkin dapat 11.000 triliun.Badan Usaha Milik Swasta korporasi lebih dari itu,” katanya.

"Kemudian jika dibandingkan dengan kontribusi koperasi untuk produk domestik bruto kita relatif jauh. Kemudian dilihat dari volume kegiatan usahanya jika dibandingkan dengan BUMN dan korporasi pun juga kecil,” sambungnya.

Saat ini, kata Ferry, kementerian koperasi tengah melakukan beberapa transformasi untuk menggairahkan sektor usaha kecil menengah dan mikro.

“Kami kementerian koperasi sekarang kita gercep melakukan transformasi. Pertama kita harus kembangkan koperasi bukan hanya dari sisi badan hukumnya, tapi dari sisi badan usahanya. Sehingga ada kedeputian baru namanya Deputi pengembangan usaha untuk mengembangkan kegiatan bisnis dari badan usaha koperasi,” ujarnya.

“Yang kedua ada kedeputian baru yaitu digitalisasi. Karena mau tidak mau operasi hitung juga harus terlibat dalam proses digitalisasi,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya