Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Permintaan Aset Safe-Haven Meningkat, Harga Emas Terdongkrak

SABTU, 08 FEBRUARI 2025 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas menguat di akhir pekan, mencatat kenaikan enam minggu berturut-turut. 

Kenaikan ini dipicu oleh situasi tegang antara AS dan Tiongkok, mendorong investor mencari perlindungan dalam aset safe-haven.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,2 persen menjadi 2.861,46 Dolar AS per ons pada perdagangan Jumat 7 Februari 2025 atau Sabtu WIB.


Emas spot sempat mencapai rekor tertinggi 2.886,62 Dolar AS sebelumnya. 

Untuk harga emas berjangka AS ditutup naik 0,4 persen menjadi 2.887,60 Dolar AS.

Analis mengatakan, pasar emas berada dalam ketidakpastian ancaman tarif Presiden AS Donald Trump 

Trump minggu ini memulai perang dagang dengan memberlakukan tarif baru terhadap Tiongkok, meskipun ia memberikan kelonggaran satu bulan kepada Meksiko dan Kanada.

Laporan dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan ekonomi AS menambah 143.000 pekerjaan pada Januari, lebih rendah dari perkiraan ekonom yang mengharapkan kenaikan 170.000. 

Perak mengalami penurunan harga 0,8 persen menjadi 31,94 Dolar AS per ons. Platinum turun 0,3 persen menjadi 982,50 Dolar AS.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya