Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham/RMOL

Politik

Idrus Marham: Jangan Adu Domba Golkar dengan Gerindra

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan antara Partai Golkar dan Partai Gerindra masih berjalan sangat baik. Tidak ada masalah berarti dalam hubungan dua partai besar ini.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, merespons polemik kebijakan pelarangan gas LPG 3 kg dijual eceran, yang belakangan menjadi perbincangan publik. 

Kebijakan yang awalnya dikeluarkan oleh Menteri ESDM sekaligus Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, belakangan dikoreksi oleh Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, melalui Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. 


“Ini persoalannya saya katakan, Pak Prabowo dari awal melihat pemerintahan ini, kita punya asas kekeluargaan,” kata Idrus kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat 7 Februari 2025. 

Idrus menyebut, hubungan baik antara Golkar dan Gerindra ini membuat pihak-pihak tertentu iri dan membesar-besarkan persoalan politik mutakhir.

“Nah sekarang ini kebetulan Menteri ESDM itu adalah Ketum Partai Golkar, dan banyak lagi dinamika-dinamika yang ada, maka tentu ini akan secara perspektif politik praktis, ini yang paling mudah (diadu domba),” tutur Idrus. 

Namun, mantan Menteri Sosial ini tetap meyakini upaya adu domba tersebut tidak akan berhasil. Mengingat, Presiden Prabowo memegang prinsip kekeluargaan dan merangkul. 

“Sekali lagi saya katakan, apapun usaha mereka untuk mengadu domba apalagi mau memecah antara Gerindra dengan Golkar, saya punya keyakinan itu tidak mungkin dilakukan dan pasti orang itu kecewa,” tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya