Berita

Presiden Prabowo Subianto usai menghadiri rapim TNI-Polri 2025 yang berlangsung di Tribrata, Jalan Dharmawangsa III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Januari 2025/RMOL

Politik

Prabowo Pimpin Sidang Perdana Dewan Pertahanan Nasional di Istana Bogor

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 10:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto bakal memimpin sidang perdana Dewan Pertahanan Nasional di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 7 Februari 2025.
 
Kabar itu diungkap oleh Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana dalam keterangan tertulis.

Dikatakan Yusuf, hari ini Prabowo diagendakan menggelar dua pertemuan di Istana Bogor.  Pertama ialah sidang perdana Dewan Pertahanan Nasional dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB.


Selanjutnya, pada pukul 15.30 WIB, Prabowo akan memberikan pengarahan kepada para Komandan Satuan TNI.

"Bapak presiden akan memberikan pengarahan kepada para Komandan Satuan TNI, pukul 15.30 WIB," kata Yusuf.

Prabowo sebelumnya telah melantik Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional serta Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan, sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menjelaskan bahwa Dewan Pertahanan Nasional merupakan lembaga yang dipimpin langsung oleh Presiden.

"Dewan Pertahanan Nasional itu di perpresnya, tugas, fungsinya memberikan pertimbangan dan masukan strategi kebijakan untuk pertahanan nasional, ketuanya langsung presiden," ujar Hasan Nasbi kepada awak media akhir tahun lalu.

Menurut Hasan, Dewan Pertahanan Nasional terdiri dari anggota tetap, seperti Menteri Pertahanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Sekretaris Negara. Selain itu, terdapat pula anggota tidak tetap yang berasal dari kementerian lain sesuai situasi.

Hasan juga mengungkapkan perbedaan antara Dewan Ketahanan Nasional dan Dewan Pertahanan Nasional.

"Kalau ketahanan kan lebih kepada ketahanan, ada keamanan juga. Kalau ini benar-benar sektornya sektor pertahanan," jelasnya.

Dewan Pertahanan Nasional memiliki tiga deputi, yaitu Deputi Geostrategi, Deputi Geopolitik, dan Deputi Geoekonomi. Hasan menambahkan bahwa lembaga ini lebih banyak melibatkan unsur TNI.

"Jadi, kalau di Dewan Ketahanan Nasional mungkin masih ada unsur Polri. Kalau di Dewan Pertahanan Nasional ini memang karena pertahanan, memang lebih menekankan pada aspek TNI," tandas Hasan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya