Berita

Hadiah yang diberikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Intip Hadiah Mengerikan yang Diberikan Netanyahu ke Trump

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 10:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima hadiah yang menyeramkan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan mereka di Gedung Putih awal pekan ini.

Hadiah tersebut berupa sebuah pager emas dengan layar bertuliskan "Tekan dengan kedua tangan", yang dipasang di atas tunggul kayu dan dudukan berbentuk piala.  

Hadiah ini ternyata bukan sekadar simbol persahabatan, melainkan memiliki makna yang jauh lebih dalam. Pager tersebut merujuk pada operasi mematikan Israel terhadap kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah, di Lebanon pada 17 September lalu. 


Operasi itu melibatkan peledakan ribuan pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh operator Hizbullah, yang mengakibatkan 37 orang tewas, termasuk anak-anak, serta hampir 3.000 orang terluka, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.  

Seorang juru bicara Netanyahu mengonfirmasi bahwa perdana menteri Israel tersebut memang memberikan lampu hijau untuk serangan tersebut. 

Kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa hadiah pager emas untuk Trump adalah simbol keputusan penting yang telah mengubah jalannya perang melawan Hizbullah.  

"Pager tersebut melambangkan keputusan perdana menteri yang menyebabkan titik balik dalam perang dan menandai dimulainya keruntuhan strategis Hizbullah," demikian pernyataan resmi dari kantor Netanyahu, seperti dikutip dari Fox News pada Jumat, 7 Februari 2025.

"Operasi strategis ini mencerminkan kekuatan, keunggulan teknologi, dan kecerdikan taktis Israel dalam menghadapi musuh-musuhnya," tambah pernyataan itu.
  
Meskipun menerima hadiah yang penuh makna strategis, Trump sendiri memberikan hadiah yang jauh lebih sederhana kepada Netanyahu. 

Sebuah foto bertanda tangan kedua pemimpin yang diambil di Ruang Oval, disertai dengan catatan tulisan tangan Trump yang berbunyi: "Untuk Bibi, Pemimpin yang hebat!" 

Foto itu kemudian diunggah ke media sosial oleh putra Netanyahu, Yair Netanyahu, yang menunjukkan hubungan dekat antara kedua pemimpin.  

Dalam pertemuan tersebut, Trump juga menyampaikan rencana kontroversialnya terkait konflik di Timur Tengah. 

Presiden AS itu mengklaim bahwa AS akan mengambil alih Jalur Gaza, dengan alasan bahwa orang-orang Palestina akan senang meninggalkan wilayah tersebut. 

Trump bahkan mengusulkan pemukiman kembali warga Palestina secara permanen di tempat lain dan menjadikan Gaza sebagai wilayah di bawah kepemilikan AS.  

Rencana ini langsung mendapat reaksi keras dari berbagai pemimpin dunia. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dengan tegas menolak ide tersebut.

"Warga Palestina harus diizinkan pulang," tegasnya.

Pernyataan Starmer mencerminkan kecaman luas terhadap kebijakan Trump yang dianggap mengabaikan hak-hak rakyat Palestina dalam konflik yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya