Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Merangkak ke Rp16.332 Jelang Akhir Pekan

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah dibuka ke level Rp16.332 per Dolar AS pada perdagangan Jumat 7 Februari 2025 pagi.

Mata uang Garuda itu menguat tipis 8 poin atau 0,05 persen dari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia bergerak ke zona merah hari ini. Dolar Hong Kong dan Yuan China tercatat minus 0,01 persen, Dolar Singapura turun 0,02 persen, Ringgit Malaysia jatuh 0,05 persen, dan Yen Jepang ambruk 0,13 persen.


Selanjutnya, Rupee India anjlok 0,14 persen. Namun, Won Korea Selatan tumbuh 0,01 persen, Baht Thailand naik 0,12 persen, dan Peso Filipina menguat 0,18 persen.

Di sisi lain,mayoritas mata uang utama negara maju dibuka bervariasi. Poundsterling Inggris naik 0,04 persen, Euro Eropa jatuh 0,01 persen, Franc Swiss melemah 0,07 persen, Dolar Australia menguat 0,10 persen, dan Dolar Kanada tumbuh 0,02 persen. 

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan pergerakan Dolar yang sedikit melemah itu terjadi karena investor tengah bersiap untuk rilis laporan pekerjaan bulanan.

"Investor menunggu rilis laporan pekerjaan bulanan yang sangat dinantikan, yang dapat memengaruhi keputusan kebijakan moneter Federal Reserve," kata Andry dalam riset hariannya pagi ini.

Ia memperkirakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar hari ini akan  bergerak di kisaran 16.295 dan 16.366.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya