Berita

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai/Repro

Politik

Menteri Natalius Pigai:

Penghematan Anggaran untuk Pencapaian Visi Presiden

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 02:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setiap menteri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya tidak kaget terkait keluarnya instruksi pemangkasan anggaran kementerian sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

Demikian dikatakan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai  dalam program 'Apa Kabar Indonesia Malam' TVOne yang dikutip Jumat 7 Februari 2025.

"Setiap tahun sudah pasti ada penghematan, pemotongan. Harusnya setiap menteri sudah tahu tahun depan akan terjadi penghematan. Program harus benar-benar diarahkan ke prioritas pencapaian visi presiden," kata Natalius.


Karena itulah, Natalius yang mengabdikan dirinya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 15 tahun di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, ini mengaku siap dengan penghematan angggaran yang diperintahkan Presiden Prabowo.

"Sangat tidak mungkin saya menyatakan tidak siap. Harus menyatakan siap, karena presiden tahu akan membawa bangsa ini kemana," kata Natalius.

Natalius mengaku akan mengalokasikan anggaran di Kementerian HAM untuk akselerasi pencapaian percepatan cita-cita presiden.

"Yaitu makan bergizi gratis, swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi, pendidikan Kesehatan dan menciptakan aura peradaban HAM," pungkas Natalius.

Presiden Prabowo sebelumnya mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Belanja pada 22 Januari 2025.

Efisiensi itu dimungkinkan untuk memprioritaskan penambahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).




Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya