Berita

Pembakaran bangunan oleh KKB/Ist

Nusantara

Akibat Perselingkuhan, Komplotan KKB Serang Warga dan Bakar Empat Bangunan

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 22:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komplotan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kalenak Murib dan Tenius Kulua membakar empat bangunan yang berada di Kampung Kelemame dan Kampung Pasir Putih, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, pada Senin, 3 Februari 2025 pukul 16.29 WIT.

Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani, didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga menjelaskan kronologi kejadian tersebut bahwa personel Polsek Sinak bersama Satgas Ops Damai Cartenz 2025 menerima laporan tentang pembakaran di dua kampung tersebut.

Rupanya aksi pembakaran ini diduga dipicu oleh perselisihan akibat perselingkuhan komplotan KKB.


Diketahui bahwa istri salah satu komplotan KKB Tenius Kulua diduga berselingkuh dan menimbulkan konflik yang kemudian diperkuat oleh kompoltan KKB yang dipimpin oleh Kalenak Murib.

Adapun bangunan yang dibakar antara lain; Kantor Kampung Pasir Putih; Kantor Kampung Kelemame dan dua bangunan SD Negeri Kelemame

Menyikapi hal ini, Kombes Yusuf Sutejo selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami meminta agar masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan ke aparat jika ada aktivitas mencurigakan di sekitar mereka. Kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan sangat penting untuk menjaga ketertiban,” kata Yusuf dalam keterangan resmi pada Selasa, 4 Februari 2025.

Lanjut Yusuf, peristiwa pembakaran bangunan merupakan bukti bahwa kelakuan KKB sangatlah brutal, dari masalah pribadi berujung pada pengerusakan dan pembakaran bangunan fasilitas umum/masyarakat dan membuat resah rakyat Papua.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya