Berita

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 4 Februari 2025/RMOL

Politik

Prabowo Minta Bahlil Pastikan Tidak Ada Warga Kesulitan Akses LPG 3 Kg

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 20:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menemaninya makan siang di Istana bersama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Merdeka pada Selasa, 4 Februari 2025. 

Pertemuan itu dilakukan di tengah polemik aturan baru penataan subsidi yang menyebabkan gas LPG 3 kg menjadi langka dan menyebabkan antrean panjang.

Kepada awak media, Bahlil menjelaskan bahwa ia telah diberi arahan oleh Prabowo untuk melakukan reformasi subsidi gas LPG, sehingga tepat sasaran ke masyarakat membutuhkan.


"Bapak Presiden memerintahkan ke saya sejak dari tadi malam, tadi pagi sampai dengan hari ini. Tugas kami atas arahan Bapak Presiden adalah memastikan seluruh proses subsidi tepat sasaran," ujarnya. 

Prabowo, disebut Bahlil, juga mendesak agar Kementerian ESDM memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses LPG 3 kg.

"Yang kedua, tata kelolanya harus baik. Yang ketiga, rakyat dipastikan harus segera mendapat apa yang menjadi kebutuhan mereka, terutama menyangkut elpiji. Jadi harus dapat, jangan jauh-jauh kata Bapak Presiden," paparnya.

Oleh karena itu, Bahlil mengubah status para pengecer menjadi sub-pangkalan. Mereka terdaftar dalam aplikasi resmi, sehingga pergerakannya bisa dipantau pemerintah

"Sekarangg kita aktifkan pengecer dengan merubah nama menjadi sub-pangkalan dengan kita memberikan fasilitas teknologi. Agar bisa kita pantau pengendalian Harga berapa yang dia jual, dan kepada siapa agar tidak terjadi penyalahgunaan," jelasnya.

Per 1 Februari Bahlil menetapkan aturan melarang pengecer menjual LPG 3 kg, mengakibatkan warga mengantre karena jumlah pangkalan resmi yang menjual gas terbatas dan jaraknya lebih jauh dibanding pengecer. 

Kebijakan ini mengundang banyak kecaman dari publik, banyak yang ingin Bahlil diturunkan karena membuat kebijakan yang menyusahkan rakyat dan bertentangan dengan komitmen Prabowo. 

Pada Selasa pagi, 4 Februari 2025, Prabowo melalui Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengumumkan bahwa pengecer sudah diperbolehkan kembali menjual LPG 3 kg. Tetapi mereka tetap harus mendaftar menjadi anggota sub-pangkalan LPG.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya