Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo Ingin Kepala Daerah Terpilih Dilantik 20 Februari 2025

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 19:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tanggal pelantikan kepala daerah terpilih 2024 oleh pemerintah berdasarkan keinginan Presiden Prabowo Subianto diungkap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian, dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2025.

Tito mengatakan, pernyataannya beberapa waktu lalu mengenai diundurnya waktu pelantikan kepala daerah gelombang pertama di tanggal 6 Februari, merupakan hasil pembicaraan dengan Presiden Prabowo.

"Saya melapor kepada Pak Presiden. Pak Presiden menyampaikan beliau memilih tanggal 20 (Februari) hari Kamis," ujar Tito.


Dia menjelaskan, dirinya juga telah menyampaikan kepada Presiden Prabowo mengenai 3 opsi jadwal pelantikan kepala daerah terpilih 2024 untuk gelombang pertama, yang diperuntukkan bagi yang tidak disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita membuat mengancer tanggal 18, 19, 20 dan saya lapor ke Presiden dan presiden memilih (tanggal) 20 (Februari) hari Kamis," urainya.

Oleh karena itu, mantan Kapolri itu memastikan 3 opsi tanggal pelantikan kepala daerah 2024 terpilih itu diambil setelah pihaknya menyesuaikan dengan putusan dismissal yang akan digelar MK besok.

"Masalah tempatnya, sedang dibicarakan. Tapi yang jelas di ibukota negara. Tapi tolong, saya juga ingin menegaskan di sini, karena saya lihat di berita macam-macam, ibukota negara dianggap IKN Nusantara," jelas dia.

"Sesuai dengan undang-undang, bahwa IKN menjadi ibukota perpindahan itu dibuat dengan Perpres. Selagi perpresnya belum operasional sebagai ibukota negara, maka ibukota negara tetap ada di Jakarta, meskipun nama Jakarta sudah menjadi Daerah Khusus Jakarta," demikian Tito menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya