Berita

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro/RMOL

Politik

Mendikti Saintek Ngibrit Ditanya Pemecatan Ubedilah Badrun

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 17:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro memilih bungkam saat disinggung pemecatan Ubedilah Badrun sebagai Kepala Departemen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Kabar pemecatan Ubedilah belakangan menjadi ramai lantaran dikait-kaitkan dengan sikap kritis sang dosen terhadap rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Namun sayangnya, Menteri Satryo yang datang menghadiri rapat bersama Komisi X DPR di Senayan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2025 tidak melontarkan sepatah kata pun saat bertemu awak media.


Pun demikian saat selesai rapat, Menteri Satryo memilih bergegas pergi saat dicecar awak media soal pemecatan Ubedilah di UNJ.

Ia memilih langsung memasuki mobil dinasnya jenis sedan dan hanya tertunduk ketika dicecar soal pemecatan tersebut.

Di sisi lain, pemecatan Ubedilah dari jabatan di UNJ itu menimbulkan spekulasi liar di kalangan para politisi. Salah satunya disampaikan Jurubicara DPP PDIP, Guntur Romli.

“Upaya pembungkaman karena melaporkan dugaan KKN Jokowi dan keluarganya ke KPK. Ubedilah adalah pihak yang melaporkan dugaan KKN dan pencucian uang Jokowi dan keluarganya ke KPK,” kata Guntur Romli, Jumat, 31 Januari 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya