Berita

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo/Ist

Nusantara

Pemprov DKI Diwanti-wanti Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 03:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didorong mengantisipasi kebutuhan pangan masyarakat menjelang momen Ramadan.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta harus mengendalikan dengan baik potensi risiko gangguan hama penyakit tanaman atau serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang kerap terjadi pada saat musim hujan.

Kondisi ini tentunya akan berdampak bagi ketersediaan pasokan dan harga komoditas pertanian seperti padi, jagung, cabai dan bawang merah.


“Pemenuhan untuk bulan Ramadan besok, ini kan berarti ada hal pertama adalah antisipasi tentang proses produksi dalam soal musibah banjir," kata Rio dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Senin 3 Februari 2025.

Rio mengatakan, penting bagi Dinas KPKP berkoordinasi bersama Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya untuk mengawasi atau monitoring langsung di lapangan untuk memastikan pasokan bahan pangan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Tujuannya memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan masyarakat terjaga dengan harga yang terjangkau.

Diharapkan warga Jakarta dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga bahan pangan.

“Jadi BUMD harus bergerak cepat, bergerak cepat, sigap dan tepat sehingga kebutuhan baik menjelang bulan Ramadan,” kata dia.

Rio menilai, program pangan bersubsidi murah yang saat ini dilakukan Dinas KPKP menjadi upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan harga pangan secara ekonomis.

Sebab melalui program ini dapat membuat harga pangan stabil sekaligus memenuhi kebu­tuhan nutrisi masyarakat.

“Melakukan subsidi di jenis-jenis pangan tertentu, sehingga kemudian harga masih bisa terjangkau,” pungkas kader PDIP ini.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya