Berita

Tabung gas LPG 3 Kg Subsidi/Ist

Politik

Komisi VI Bakal Kawal Ketat Larangan Pengecer Jual LPG 3 Kg

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 21:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi VI DPR RI bakal mengawal ketat diberlakukannya aturan tentang larangan pengecer menjual LPG 3 kg.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menuturkan DPR bakal mengawal ketat kebijakan tersebut agar penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran.

“Tentu kita akan kawal supaya masyarakat betul-betul mendapatkan harga sesuai eceran itu,” kata Andre Rosiade kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 2 Februari 2025.


Legislator dari Fraksi Gerindra ini mengatakan Komisi VI sebelumnya telah memanggil Pertamina terkait kebijakan tersebut, dan akan memanggil kembali jika aturan tersebut berdampak negatif bagi masyarakat.

“Berapa hari lalu kami sudah memanggil Pertamina dalam FGD. Tentu nanti kita lihat perkembangannya kalau memang tidak efektif kami akan memanggil Pertamina dalam RDP ke depan,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa DPR akan mengawal dan mendukung kebijakan tersebut, sebagaimana amanah Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat kelas kecil dan menengah mendapatkan harga LPG 3 kg sesuai dengan aturan pemerintah.

“Sekali lagi kita akan kawal betul kita akan dukung betul bagaimana pemerintah Presiden Prabowo betul-betul bisa memastikan rakyat mendapatkan harga lpg 3 kg sesuai dengan harga eceran yang ditetapkan pemerintah,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya