Berita

Situs web resmi Pemkab Empat Lawang yang ditutup sementara akibat dampak peretasan/Istimewa

Nusantara

Jaringan Judi Online Diduga Retas Situs Web Pemkab Empat Lawang

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, Sumatera Selatan, dibuat khawatir. Pasalnya, situs web resmi pemerintahan mereka diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan peretasan ini diduga kuat dilakukan jaringan judi online (Judol). Hal ini terlihat dari unggahan situs web tersebut yang menunjukkan judol.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Empat Lawang, HM Azhari mengatakan, untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan melindungi data yang ada. Pihaknya terpaksa menutup sementara akses situs resmi Pemkab Empat Lawang.


"Akses situs resmi ditutup sementara waktu untuk mencegah penyebaran dampak lebih lanjut dan memastikan semua data yang ada tetap terjaga keamanannya," katanya, dikutip RMOLSumsel, Sabtu 1 Februari 2025.

Dalam mengatasi hal tersebut, pihaknya menggandeng para pakar keamanan siber dan pihak berwenang untuk melakukan investigasi mendalam.

Hal ini dilakukan untuk menelusuri sumber serangan dan memperbaiki celah keamanan yang dimanfaatkan oleh pelaku peretasan.

"Kami juga telah melaporkan ini kepada aparat penegak hukum, dengan harapan agar pelaku peretasan dapat segera diusut dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dia juga memastikan, tidak ada data sensitif milik masyarakat yang bocor dalam aksi peretasan ini. Pemkab Empat Lawang berkomitmen untuk terus memperkuat sistem keamanan informasi dan memastikan bahwa layanan publik berbasis digital tetap aman dan dapat diakses dengan baik oleh masyarakat.

"Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diharapkan untuk menghubungi Dinas Kominfo Kabupaten Empat Lawang melalui saluran komunikasi yang tersedia untuk memperoleh informasi yang jelas dan resmi terkait insiden ini," pungkasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya