Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Buntut Pungli ke WN China, Menteri Imipas Copot Pejabat Imigrasi di Bandara Soetta

SABTU, 01 FEBRUARI 2025 | 19:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto menonaktifkan atau mencopot seluruh pejabat di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.

Hal ini menyusul adanya pungutan liar terhadap Warga Negara Asing (WNA) China yang hendak masuk melalui Bandara Soekarno Hatta.

"Susah ditarik dan diperiksa pengamanan internal," kata Agus Andrianto kepada RMOL, Sabtu, 1 Februari 2025.


Bahkan, berdasarkan sumber redaksi, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Arfa Yudha Indriawan juga turut dimutasi.

Agus pun menyebut jika Arfa terbukti bersalah maka akan diberikan sanksi.

"Kalau dari pengembangan, yang bersangkutan terlibat pasti disanksi," kata Agus.

Sejauh ini, Agus belum merinci jumlah pejabat dan pegawai imigrasi yang dinonaktifkan.

"Dihitung saja total ada 44 kejadian, ada yang berulang, semua yang namanya tercantum dan bila pengembangan muncul nama lain ya kita sanksi juga," kata Agus.

Seperti diketahui, setidaknya terdapat 44 kasus pemerasan terhadap puluhan warga negara China.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya