Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Platform Digital Telkom Tingkatkan Efisiensi Kerja Guru

JUMAT, 31 JANUARI 2025 | 16:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak menjadi salah satu hal yang penting, salah satunya dengan pemantauan hasil belajar atau laporan nilai sekolah secara online yang dapat memudahkan para orang tua dalam mengikuti perkembangan kegiatan belajar anak di sekolah. 

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan Pijar Sekolah, platform digital ini dilengkapi dengan fitur Pengaturan Nilai yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mengunggah laporan hasil belajar siswa secara online, sehingga dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja guru dengan mengelola dan menghasilkan laporan nilai siswa secara lebih cepat dan akurat.

Sistem online mempermudah orang tua dan guru dalam menyampaikan dan mengakses informasi. Semua data mengenai prestasi anak tersedia dalam satu platform yang terorganisir, sehingga memudahkan evaluasi perkembangan mereka dari waktu ke waktu. Ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada sistem manual, menghindari kesalahan pencatatan, dan menghemat penggunaan kertas.


SMPN 2 Jakarta merupakan salah satu sekolah yang sudah merasakan manfaat dari Pijar Sekolah. 

“Solusi dari Pijar  memberi kemudahan bagi kami dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar. Baik manajemen sekolah, guru, bahkan para siswa merasakan kemudahannya dan saya berharap Pijar bisa membantu meningkatkan prestasi anak-anak didik kami,” ucap Kepala Sekolah SMPN 2 Jakarta Rini Pujiastuti, M.Pd dalam keterangannya, Jumat, 31 Januari 2025.

Di sisi pengajar, guru yang mengajar di sana juga merasa senang dan terbantu berkat Pijar Sekolah. 

“Saya sangat terbantu oleh Pijar Sekolah karena penggunaannya yang mudah, sistematis, dan data dapat tersimpan dengan aman. Dan saya juga terbantu dalam melakukan penilaian secara langsung dan mengelola data nilai para siswa,” ungkap Arie Kharis, salah seorang guru.

Pijar Sekolah memungkinkan guru dapat melihat perkembangan siswa kapan saja dan di mana saja. Seluruh data nilai siswa tersedia dalam satu dashboard yang mudah diakses dan cepat diakses guru. 

Selain guru, Pijar Sekolah juga hadir sebagai teknologi yang memudahkan pihak dinas terkait dan sekolah melakukan monitoring penerapan rencana strategis pengembangan pendidikan di daerahnya masing-masing.

“Solusi yang diberikan Pijar Sekolah sesuai ekspektasi kami yang karena in line dengan program smart city kota Semarang. Monitoring perkembangan sekolah hal yang kita butuhkan dalam program digitalisasi pendidikan di Kota Semarang. Selain itu, insight dari sekolah juga positif respons, karena tim Pijar Sekolah senantiasa siaga di lapangan. Terlebih saat pendampingan Pijar Sekolah saat pelaksanaan PTS pada semester ini,” ucap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Muhammad Ahsan.

Dengan digitalisasi, proses evaluasi dan rekapitulasi data bisa dilakukan dengan transparan, cepat, dan akurat. Sehingga, peningkatan mutu dan layanan pendidikan di setiap daerah menjadi lebih mudah tercapai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya