Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas)/Ist

Politik

Zulhas Siapkan 15 Ribu Pasukan PANdawa, Ini Tugasnya

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 19:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengajak 500 peserta pelatihan PANdawa Batch 1 untuk bersama-sama memajukan Indonesia. 

Sebab Pemerintah Indonesia saat ini tengah berjuang untuk mewujudkan Indonesia Emas di 2045, maka dari itu Zulhas ingin  mengajak sebanyak mungkin anak muda untuk ikut berkontribusi mewujudkan itu dari berbagai latar belakang yang berbeda.

"Mari sama-sama majukan Indonesia, apapun latar belakang saudara, bergabung di PAN sebagai PANdawa visinya harus berkontribusi memajukan Indonesia. Maka dari itu, kita harus menempa dan mengupgrade diri,” kata Zulhas dalam keterangannya, Kamis, 30 Januari 2025.


Pelatihan tersebut digelar di PANdawa Batch 1 di Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, yang dilakukan sejak 26 Januari 2025.

Selain itu, Zulhas yang juga Menteri Koordinator Bidang Pangan ini juga meminta PANdawa untuk terus menjaga persatuan di Indonesia. Sebab dengan persatuan maka cita-cita Bangsa Indonesia bisa direalisasikan, salah satunya swasembada pangan.

"Dari manapun, latar belakang apapun tidak soal. Kita punya cita-cita bersama. Kita ingin membuat Indonesia menjadi negara yang maju, NKRI yang kokoh, satu dalam cita-cita, satu dalam perjuangan," ungkapnya.

“Salah satu yang sedang kita upayakan sesuai amanah Bapak Presiden adalah swasembada pangan, bagaimana kita bisa memproduksi dengan cukup kebutuhan pangan kita,” tambahnya.

Maka dari itu, Zulhas mengatakan ingin PANdawa yang merupakan singkatan dari Pasukan Muda Tangguh dan Waspada ini dapat berkontribusi positif.

“Kita dukung yang mau jadi petani muda, kita dukung yang mau jadi entrepreneur muda, kita dukung anak muda yang siap bergerak sebagai relawan tanggap bencana, selama itu baik untuk bangsa, apapun kita dukung,” jelasnya. 

Menurutnya, hal itu sejalan dengan filosofi matahari yang terdapat pada logo PAN.
 
"Matahari itu memberikan kehangatan dan kasih sayang yang sama kepada siapapun. Itulah Partai Amanat Nasional," ungkapnya.

Terakhir, Zulhas mengatakan PAN memiliki target untuk melantik 15.000 PANdawa yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Target kita tahun ini 15.000 PANdawa. Siap?" tutup Zulhas.

Sebagai informasi tambahan, Peserta PANdawa dilatih kesiapsiagaan dan sikap yang kokoh, loyal, militan, dan mampu membela masyarakat. PAN hadir melalui pelatihan PANdawa sebagai bentuk kontribusi dalam mempersiapkan kader bangsa yang unggul.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya