Berita

Toyota/Reuters

Bisnis

Toyota Jadi Produsen Mobil Terlaris 2024

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 16:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Toyota Motor berhasil mempertahankan posisinya sebagai produsen mobil terlaris di dunia selama lima tahun berturut-turut setelah mencatatkan penjualan 10,8 juta unit pada 2024. 

Meskipun demikian, perusahaan ini mengalami penurunan penjualan global sebesar 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Seperti dikutip dari Business Times pada Kamis 30 Januari 2025, penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh penurunan tajam penjualan di Jepang, di mana produsen mobil itu menghadapi dampak dari masalah tata kelola atas prosedur uji sertifikasi, khususnya di Daihatsu.


Penjualan kendaraan dari induk perusahaan, termasuk merek Toyota dan Lexus, juga turun 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 10,2 juta unit terjual. 

Sementara itu, di China, Toyota mengalami penurunan lebih besar, yakni 6,9 persen, akibat persaingan harga yang semakin ketat di pasar otomotif negara tersebut.

Namun, permintaan kendaraan hybrid di Amerika Serikat (AS) meningkat dan berkontribusi pada pertumbuhan penjualan Toyota di negara tersebut. Sepanjang 2024, kendaraan hybrid berbahan bakar bensin-listrik menyumbang 40,8 persen dari total penjualan Toyota, mencetak rekor tertinggi. Sementara itu, kendaraan listrik berbasis baterai berkontribusi sebesar 1,4 persen dari total penjualan.

Di sisi lain, Volkswagen Group, saingan dari Jerman, awal bulan ini melaporkan penurunan penjualan unit sebesar 2,3 persen tahun lalu menjadi lebih dari sembilan juta kendaraan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya