Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Lindungi Data Rahasia Pemerintah, OpenAI Luncurkan ChatGPT Gov

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 13:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

OpenAI meluncurkan klien ChatGPT khusus untuk pemerintah Amerika Serikat, memungkinkan lembaga negara mengolah data rahasia dengan aman menggunakan kecerdasan buatan.

Platform khusus yang diberi nama ChatGPT Gov tersebut dibangun di atas model GPT-4o “unggulan” OpenAI , yang menurut perusahaan unggul dalam interpretasi teks, peringkasan, pengodean, analisis gambar, dan matematika.

ChatGPT Gov akan beroperasi dalam lingkungan hosting yang diamankan pemerintah, termasuk server cloud komersial dan pemerintah Microsoft Azure. 


"Pengaturan ini akan memungkinkan lembaga untuk mengelola persyaratan keamanan, privasi, dan kepatuhan mereka sendiri," kata pimpinan penjualan pemerintah OpenAI, Felipe Millon, seperti dikutip dari RT, Kamis 30 Januari 2025.

Menurut OpenAI, pegawai pemerintah sudah termasuk di antara pengguna ChatGPT yang paling aktif. Sejak Januari 2024, lebih dari 90.000 individu di 3.500 lembaga federal, negara bagian, dan lokal telah mengajukan lebih dari 18 juta pertanyaan, kata perusahaan itu.

Pengumuman OpenAI  muncul tepat di saat pesaing dari Tiongkok, DeepSeek berhasil menggeser ChatGPT sebagai aplikasi yang paling banyak didownload di toko aplikasi.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut keberhasilan DeepSeek sebagai “peringatan keras” bagi perusahaan teknologi AS.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya