Berita

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad/RMOL

Hukum

Raffi Ahmad Masih Kalah Kaya dari Menteri Widiyanti

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 12:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun sebagai publik figur dan pengusaha, harta kekayaan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad ternyata tak sebanyak harta Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.

Hal itu diungkapkan langsung Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan saat ditanya perkembangan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang sudah diserahkan Raffi Ahmad.

"Sedang diverifikasi, bentar lagi tayang (diumumkan di website e-LHKPN)," kata Pahala kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 28 Januari 2025.


Ia menyebut, harta kekayaan suami Nagita Slavina itu tidak sebanyak harta kekayaan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Meski begitu, detail kekayaan Raffi Ahmad belum muncul di website e-LHKPN.

"Nggak lah, kan dah KPK lihat semua, dan yang top ya Menpariwisata itu," pungkasnya.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana tercatat sudah menyerahkan LHKPN ke KPK pada 9 Desember 2024 dengan nilai harta sebesar Rp5.435.833.014.169 (Rp5,43 triliun).

Widiyanti memiliki harta tanah dan bangunan senilai Rp152.028.275.000 (Rp152,02 miliar), terdiri dari tanah dan bangunan seluas 3.630/3.068 meter persegi di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp68.153.450.000 (Rp68,15 miliar), tanah dan bangunan seluas 1.150/48 meter persegi di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp18.752.250.000 (Rp18,75 miliar.

Selanjutnya, tanah dan bangunan seluas 474/10 meter persegi di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp7.688.470.000 (Rp7,68 miliar), bangunan seluas 328 meter persegi di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp4.406.720.000 (Rp4,4 miliar), tanah dan bangunan seluas 847/326 meter persegi di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp14.539.035.000 (Rp14,53 miliar).

Kemudian, tanah dan bangunan seluas 1.340/300 meter persegi di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp22.577.700.000 (Rp22,57 miliar), tanah dan bangunan seluas 980/30 meter persegi di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp15.910.650.000 (Rp15,91 miliar).

Widiyanti juga tercatat memiliki harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp19,463 miliar, terdiri dari mobil Mercedes Benz S63 tahun 2014 hasil sendiri seharga Rp2,964 miliar, mobil Toyota Vellfire 3.5 AT tahun 2011 hasil sendiri seharga Rp506 juta, mobil Bentley Continental GT tahun 2011 hasil sendiri seharga Rp2,879 miliar.

Selanjutnya, mobil Land Rover Range Rover 5.0 Autobiography A/T tahun 2013 hasil sendiri seharga Rp2,387 miliar, mobil Bentley Flying Spur W12 tahun 2022 hasil sendiri seharga Rp4,577 miliar, mobil Lexus LM350H tahun 2024 hasil sendiri seharga Rp2,5 miliar, dan mobil Lexus LS500H tahun 2024 hasil sendiri seharga Rp3,65 miliar.

Widiyanti juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp43.814.169.039 (Rp43,81 miliar), surat berharga sebesar Rp5.075.638.855.071 (Rp5,07 triliun), kas dan setara kas sebesar Rp67.168.797.235 (Rp67,16 miliar), dan harta lainnya sebesar Rp77.719.917.824 (Rp77,71 miliar).

Widiyanti tidak memiliki utang. Sehingga total harta kekayaan Widiyanti sebesar Rp5.435.833.014.169 (Rp5,43 triliun).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya