Berita

Daftar 7 Menteri Kabinet Merah Putih dengan kinerja terbaik versi Indikator Politik Indonesia/tangkapan layar

Politik

Survei Indikator Politik Indonesia

7 Menteri Prabowo Berkinerja Terbaik, Erick dan SMI Teratas

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 12:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati (SMI) menjadi menteri berkinerja paling baik di 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran.

Temuan tersebut dipaparkan Indikator Politik Indonesia dalam survei yang dilakukan pada 16 sampai 21 Januari 2024 berkaitan dengan evaluasi 100 hari Kabinet Merah Putih.

Dari 48 daftar nama menteri Prabowo-Gibran, Indikator menyaring menjadi 7 menteri dengan kinerja paling baik. Posisi teratas ada Menteri BUMN dengan 14,2 persen. Diikuti Menkeu dengan 13,2 persen.


Menyusul ada nama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 6,7 persen; Menteri Agama, Nasaruddin Umar 3,7 persen; Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dengan persentase 3,6 persen.

Lalu ada Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dengan 2,7 persen; dan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra 1,9 persen.

Tidak hanya berkinerja terbaik, Erick Thohir juga masuk ke dalam daftar menteri atau pejabat negara dengan tingkat kedikenalan tertinggi. Posisi kedua ada Sri Mulyani; disusul AHY; Menko PMK Muhaimin Iskandar; Teddy Indra Wijaya; serta Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Sri Mulyani, Erick, AHY, serta Teddy masuk ke dalam daftar menteri berkinerja terbaik. Sementara Cak Imin termasuk populer di masyarakat, meskipun tidak masuk daftar tujuh menteri berkinerja terbaik,” ujar Burhanuddin dikutip dari YouTube Indikator, Selasa, 28 Januari 2025.

Indikator melibatkan sampel sebanyak 1.220 orang WNI berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah dari 38 provinsi.
 
Penarikan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling, margin of error kurang lebih 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya