Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Ist

Hukum

Korupsi Dana CSR BI

Akar Minta KPK Periksa 3 Anggota DPR Asal Lampung

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 09:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aliansi Komando Aksi Rakyat (Akar) Lampung segera melayangkan surat ke Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung, terkait dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia yang sedang diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Ini masih libur, jadi setelah libur kami segera kirim surat ke Bank Indonesia (BI) perwakilan Lampung, isinya yaitu keterbukaan BI perwakilan Lampung, terkait penyaluran dana CSR dari pusat," kata Ketua Akar Lampung, Indra Musta'in dikutip dari RMOLLampung, Selasa 28 Januari 2025.

Indra menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik KPK, dari pengakuan Anggota Komisi XI DPR Fraksi NasDem Satori menyebutkan bahwa seluruh anggota komisi XI DPR RI diduga menerima dana CSR BI yang disalurkan ke yayasan. 


"Kami minta keterbukaan dari BI perwakilan Lampung, melalui media terkait penyaluran dana CSR, jika ada yang ditutup-tutupi kami menduga pihak BI perwakilan Lampung juga terlibat, mengingat di Lampung ada tiga anggota DPR Komisi XI masa jabatan 2019-2024," kata Indra.

Indra juga segera mengirim surat ke KPK untuk memperkuat dan melakukan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPR Komisi XI perwakilan Provinsi Lampung masa jabatan 2019-2024.

Ketiganya adalah Ela Siti Nuryamah yang saat ini terpilih sebagai Bupati Lampung Timur, Marwan Cik Asan dan Ahmad Junaidi Auly yang terpilih kembali menjadi anggota DPR RI saat ini.

"Kami meminta KPK segera memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPR RI masa bakti 2019-2024. Jangan sampai KPK masuk angin," pungkas Indra.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya