Berita

Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi/RMOLJabar

Politik

Semua Sekolah di Jabar Diminta Segera Serahkan Ijazah

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, meminta semua sekolah dari berbagai tingkat agar segera menyerahkan ijazah para siswanya yang ditahan karena alasan tertentu. 

Hal ini berlaku bagi setiap sekolah baik negeri, swasta, hingga sekolah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

“Ijazah yang mesti dibagikan kepada siswa yang menjadi peserta didiknya tidak hanya terbatas untuk sekolah negeri, tetapi juga termasuk sekolah swasta dan termasuk juga sekolah yang dibawa naungan Kementerian Agama,” ucapnya yang dikutip RMOLJabar dari unggahan Instagram pribadinya, Senin 27 Januari 2025. 


Kang Dedi Mulyadi (KDM) sapaan akrabnya, menjelaskan, hal ini dilakukan bagian dari menyetarakan bahwa seluruh warga negara berhak mendapat pendidikan yang layak dari negara. 

“Ini bagian dari menyetarakan bahwa seluruh warga negara berhak mendapat pendidikan yang layak dari negara dan negara bertanggung jawab,” ucapnya.

Sedangkan, mengenai pembiayaan dan tunggakan nantinya akan dilakukan pembahasan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Di mana Disdik Jabar akan berkoordinasi dengan Disdik se-kabupaten/kota. Saat ini yang terpenting adalah setiap siswa yang melaksanakan kewajiban bersekolah harus mendapatkan ijazah. 

“Mengenai pembiayaan dan tunggakan nanti dibahas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, para kepala UPTD dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota Se Provinsi Jawa Barat,” imbuh KDM. 

Tak hanya itu, dirinya mengapresiasi kepada kepala sekolah yang cepat merespons dalam memberikan ijazah kepada para siswa yang telah lulus. 

“Terima kasih dan sekarang sudah banyak para kepala sekolah yang membagikan dan banyak juga keluarga siswa dan siswa yang menjadi peserta didik sudah mengambil ijazahnya,” bebernya. 

“Ini langkah penting bagi kita negara hadir untuk melindungi pendidikan bagi rakyat,” demikian Dedi Mulyadi.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya