Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno diskusi aktual kebangsaan bersama Guru Besar dan Peneliti bidang Energi Institut Teknologi Kalimantan (ITK)/Ist

Politik

Eddy Soeparno: Akselerasi Energi Terbarukan Penting untuk Kurangi Ketergantungan Impor

SENIN, 27 JANUARI 2025 | 12:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalangan akademisi, guru besar, dan peneliti tidak luput dari tempat Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dalam meminta masukan dalam pengembangan energi terbarukan.

Terkini, Eddy Soeparno menggelar diskusi aktual kebangsaan bersama Guru Besar dan Peneliti bidang Energi Institut Teknologi Kalimantan (ITK).

"Bagi saya sangat penting bahwa kebijakan publik harus selalu berbasis pada riset dan ilmu pengetahuan (science based)," ujar Eddy dalam keterangannya, Senin 27 Januari 2025.


Doktor Ilmu Politik UI ini menjelaskan, diskusi di Kampus ITK menjadi istimewa karena Kalimantan dan khususnya Kalimantan Timur adalah wilayah yang kaya sumber energi, baik fosil maupun energi terbarukan.

Dari akademisi dan peneliti ITK, Eddy senang mendapatkan perspektif-perspektif baru tentang kekayaan sumber daya alam yang tersedia di Kalimantan Timur.

"Kekayaan alam kita, baik energi fosil maupun energi terbarukan, sesungguhnya bukan untuk dipertentangkan, melainkan justru terus dikembangkan secara bertanggung jawab dan memenuhi prinsip berkelanjutan," tuturnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PAN ini terus mendorong bauran energi terbarukan yang lebih besar dengan akselerasi transisi energi.

"Dengan akselerasi transisi menuju energi terbarukan, diharapkan kita bisa mengurangi ketergantungan impor pada LPG yang subsidinya mencapai Rp82 triliun di tahun 2024 dan impor minyak mentah," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya