Berita

Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Novita Wijayanti/Ist

Nusantara

Isra Miraj Momentum Penguatan Persatuan dan Ketakwaan Bangsa

SENIN, 27 JANUARI 2025 | 11:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isra Miraj merupakan salah satu momen penting dalam sejarah umat Islam yang sarat dengan hikmah dan pelajaran yang relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Novita Wijayanti berpandangan, peristiwa Isra Miraj yang merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, mengandung pesan yang dapat menginspirasi umat Muslim di Indonesia untuk memperkuat ketakwaan, persatuan, dan komitmen terhadap nilai-nilai luhur dalam bernegara.

"Isra Miraj mengajarkan kita tentang pentingnya keteguhan iman, kedisiplinan, serta keberanian dalam menghadapi tantangan hidup," kata Novita dalam keterangan resminya, Senin 27 Januari 2025. 


Novita menambahkan, perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dan selanjutnya menuju Sidratul Muntaha, mengingatkan akan pentingnya visi jauh ke depan dan pengendapan nilai-nilai yang lebih tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, peringatan Isra Miraj, menurut Novita, dapat menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen terhadap prinsip-prinsip moral yang mengedepankan keadilan, persatuan, dan kesejahteraan umat. 

“Kita harus berpijak pada nilai-nilai yang mengutamakan keadilan dan persatuan, sebagaimana yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan spiritualnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, legislator asal Cilacap, Jawa Tengah ini pun menyebutkan akan pentingnya disiplin dalam menjalankan kewajiban, seperti yang diajarkan dalam ibadah shalat.

"Disiplin dalam beribadah mengajarkan kita untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh komitmen, transparansi, dan rasa keadilan. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tuturnya.

Atas dasar itu, peringatan Isra Miraj, kata Novita, juga harus dimanfaatkan untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, khususnya di tengah keberagaman yang ada di Indonesia. 

"Kita dihadapkan pada berbagai tantangan global dan domestik, oleh karena itu setiap peringatan Isra Miraj harus menjadi dorongan untuk memperkuat rasa persatuan dalam menghadapi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Lebih jauh, Novita mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk senantiasa meneguhkan nilai-nilai spiritualitas, moralitas, dan kebangsaan yang sudah tertanam dalam ajaran agama, guna mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan makmur. 

"Isra Miraj juga mengajarkan kita bahwa setiap langkah dalam kehidupan harus dilandasi oleh niat yang tulus, usaha yang sungguh-sungguh, dan doa yang penuh harapan untuk mewujudkan cita-cita bersama," tutupnya.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya