Berita

Calon penumpang kereta api memadati Stasiun Bandung/Ist

Nusantara

Stasiun Bandung Dipadati Penumpang Libur Isra Miraj dan Imlek

SENIN, 27 JANUARI 2025 | 07:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Terjadi lonjakan penumpang kereta api yang diberangkatkan jelang libur Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek di stasiun PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

Sejak 24 Januari hingga 26 Januari 2025, sebanyak 37.779 penumpang sudah diberangkatkan ke berbagai tujuan. 

Hal itu menunjukan peningkatan sebesar 28 persen dibandingkan periode yang sama pada pekan sebelumnya (17 sampai 19 Januari 2025) yakni sebesar 29.412 penumpang.


Executive Vice Presdent KAI Daop 2 Bandung, Dicky Eka Priandana mengatakan, peningkatan jumlah penumpang tersebut dipengaruhi oleh tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan waktu libur Isra Miraj yang berdampingan dengan Tahun Baru Imlek untuk bepergian.

"Sebagai bentuk antisipasi lonjakan penumpang, Daop 2 Bandung telah meningkatkan layanan dengan menyediakan rangkaian kereta tambahan Bandung-Solobalapan. Sebanyak 67.823 tempat duduk disediakan oleh KAI Daop 2 Bandung selama libur panjang pada periode 24 hingga 29 Januari 2025," kata Dicky dikutip dari RMOLJabar, Senin 27 Januari 2025.

Beberapa destinasi favorit yang menjadi pilihan penumpang dari Daop 2 Bandung, lanjut Dicky, adalah Yogyakarta, Gambir, Pasarsenen, Lempuyangan, Kutoarjo, Surabaya, dan kota-kota lain di Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Selama 3 hari ini, 3 stasiun di wilayah Daop 2 Bandung yang memberangkatkan penumpang terbanyak yakni Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya.

"Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan bagi seluruh pelanggan kereta api agar pengalaman perjalanan semakin menyenangkan, khususnya dalam masa libur panjang seperti ini," pungkas Dicky.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya