Berita

Gunung Anak Krakatau/Dok Humas PVMBG

Nusantara

Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Pesisir Lampung Mulai Waspada

MINGGU, 26 JANUARI 2025 | 23:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gunung Anak Krakatau yang terletak di Lampung Selatan menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik berdasarkan pengamatan pada Sabtu, 25 Januari 2025. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Level II (Waspada) dan memberikan sejumlah rekomendasi penting demi keselamatan masyarakat.

Dilaporkan RMOLLampung, Minggu 26 Januari 2025, selama pengamatan, cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau dilaporkan mendung dan hujan, dengan suhu udara berkisar antara 23,9–28,9 °C serta kelembapan mencapai 80–98 persen. Visual gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut ringan. 

Asap kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas tipis, mencapai ketinggian 10–38 meter di atas puncak. Aktivitas kegempaan mencatat satu kejadian vulkanik dalam dengan amplitudo 38 mm dan durasi 5 detik, serta tremor menerus (microtremor) dengan amplitudo dominan 3 mm.


Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, Anggi Nuryo Saputro, mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 km dari kawah. Kepala PVMBG juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya seperti awan panas, lontaran batu pijar, lava, dan hujan abu lebat.

Di sisi lain, masyarakat pesisir mulai meningkatkan kewaspadaan, meskipun aktivitas ombak laut dilaporkan tenang. 

Peningkatan aktivitas vulkanik ini diduga akibat pergerakan magma di dalam gunung. Jika kondisi ini terus berlanjut, potensi erupsi dengan dampak lebih besar bisa terjadi, yang berpotensi memengaruhi wilayah sekitarnya, termasuk pencemaran udara akibat abu vulkanik. 

Aktivitas ini juga dapat mengganggu sektor pariwisata di kawasan Gunung Anak Krakatau. 

PVMBG pun bertindak cepat dalam memantau dan menyampaikan laporan berkala membantu mengurangi risiko bagi masyarakat dan wisatawan. Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak terpancing kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya