Berita

Jenazah bayi dievakuasi ke Puskesmas Tanggul Jember/Ist

Presisi

Heboh Bayi Dibuang di Irigasi, Terduga Pelaku Siswi SMA

MINGGU, 26 JANUARI 2025 | 07:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tidak sampai 1x24 jam, polisi berhasil mengamankan seorang perempuan belia, yang diduga ibu kandung bayi yang dibuang di Padukuhan Karangjati, Dusun Krajan, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

Terduga pelaku seorang perempuan belia berstatus siswi di sekolah setingkat SMA di wilayah Kecamatan Tanggul. Ia diamankan polisi pada Sabtu sore 25 Januari 2025.

Terduga pelaku selanjutnya dibawa untuk ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Jember, karena masih di bawah umur.


Kapolsek Tanggul AKP Suhartanto membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku tersebut. Namun dia belum bisa memberi keterangan lebih banyak, karena kasusnya sudah ditangani Polres Jember.

"Silakan konfirmasi langsung ke pihak Polres Jember. Untuk selanjutnya biar Polres Jember yang merilis," kata AKP Suhartanto dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu 25 Januari 2025.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Darungan kecamatan Tanggul digegerkan dengan penemuan bayi perempuan di saluran irigasi, Desa Darungan pada Sabtu 25 Januari 2025 sekitar pukul 06.00 WIB.

Bayi ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, dengan plasenta (tali pusar) yang masih tersambung dengan ari-arinya. Bayi pertama kali ditemukan warga setempat, Siti Aminah, saat buang popok saluran irigasi.

"Saya melihat ada bayi tanpa pakaian dengan posisi miring ke kiri (arah barat) dan kepala di selatan serta sebagian besar badan dan wajah berada di dalam air di saluran irigasi tak jauh dari rumahnya," kata Siti Aminah usai memberikan keterangan kepada polisi.

Jenazah bayi selanjutnya dibawa ke RSUD dokter Soebandi Jember, untuk divisum dan diautopsi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya