Berita

Mercedes-Maybach S600 Pullman Guard yang digunakan Presiden Prabowo Subianto selama di India/Youtube Sekretariat Presiden

Otomotif

Kunker ke India, Prabowo Dijaga Limosin Antipeluru Sepanjang 6,5 Meter

SABTU, 25 JANUARI 2025 | 05:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perjalanan dinas Presiden Prabowo Subianto ke India mendapat perlindungan istimewa dari sebuah limosin antipeluru dengan panjang 6,5 meter. 

Limosin Mercedes-Maybach S600 Pullman Guard, sebagaimana terlihat pada desain depan, velg, dan bagian belakang, langsung menjemput Presiden Prabowo setibanya di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, Kamis malam waktu setempat, 23 Januari 2025.

Dipantau melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, tampak bendera Indonesia dan India di kap mesin mobil berkelir hitam itu. 


Soal Maybach, Prabowo memang kerap menggunakan mobil tersebut dalam beberapa kesempatan kunjungan ke luar negeri.

Dikutip dari Business Insider, Jumat 24 Januari 2025, Mercedes Maybach S600 Pullman Guard ini berlapis baja dan memiliki ketahanan terhadap serangan peluru. Saat pertama kali dirilis pada 2017, mobil ini dibanderol 1,57 juta dolar AS atau sekitar Rp25 miliar jika dikonversi ke rupiah dengan kurs saat ini (1 dolar AS=Rp16.223).

Limosin dengan panjang sekitar 6,5 meter ini memiliki berat lebih dari 5,5 ton. Namun tetap bisa lincah karena ditenagai mesin V12 berkapasitas 6.0 L yang memiliki 530 tenaga kuda. 

Soal perlindungan, panel perlindungan baja terintegrasi dalam bodi. Lantainya berlapis baja untuk melindungi penumpang dari ledakan bom. Selain itu, jendela juga memiliki laminasi tebal dan telah dilapisi polikarbonat. Menurut Mercedes, Pullman Guard memiliki sertifikasi ketahanan terhadap VR9 dan tahan ledakan untuk memenuhi standar ERV2010.

Tak hanya aman, limosin ini juga menawarkan kemewahan. Penumpang mendapat ruang yang lega layaknya berada di jet pribadi dan kursi yang bisa direbahkan. Kabinnya juga terdapat kursi menghadap belakang, sehingga memungkinkan untuk melakukan meeting saat melakukan perjalanan.

Presiden RI, Prabowo Subianto, tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, Republik India, pada Kamis malam, 23 Januari 2025 sekitar pukul 22.30 waktu setempat.

Presiden tampak disambut Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri India Pabitra Margherita, Dutabesar Republik India untuk Republik Indonesia Sandeep Chakravorty, Duta Besar RI di New Delhi Ina Krisnamurthi, serta Atase Pertahanan KBRI New Delhi Laksamana Pertama Ardiansyah Muqsit. 

Kunjungan ke India ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral, sekaligus memperingati 75 tahun kerja sama diplomatik Indonesia dan India.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya