Berita

Longsor di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara/RMOLSumut

Nusantara

Waspada Daerah Bencana Jelang Libur Panjang

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 21:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah daerah diliputi bencana hidrometeorologi, berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga menjelang libur panjang. Masyarakat diminta waspada. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, jelang libur panjang hingga Rabu, 29 Januari 2025, pihaknya mencatat beberapa kejadian bencana.

Dia mengungkapkan, beberapa daerah terdampak signifikan akibat bencana banjir, banjir bandang, angin kencang, tanah longsor, dan aktivitas vulkanik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. 


"Wilayah terdampak tersebar di berbagai provinsi, dengan ribuan jiwa terpaksa mengungsi," ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, pada Jumat, 24 Januari 2025.

Dia merinci, daerah terdampak bencana seperti di Jawa Tengah yang sampai hari ini bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pekalongan yang terjadi pada Senin, 20 Januari 2025 lalu.

"Bencana ini menyebabkan 22 jiwa meninggal dunia, 4 jiwa masih dalam pencarian, dan 13 jiwa luka-luka," paparnya. 

Selain itu, Abdul Muhari menyebutkan bencana banjir juga melanda Kabupaten Grobogan, dengan total warga terdampak sebanyak 20.307 kartu keluarga (KK). Adapun di lokasi lain seperti di Kabupaten Kendal, dilaporkan 1 jiwa meninggal dunia akibat tanah longsor, dan 17.447 warga terdampak banjir.

"Dari Kabupaten Batang dilaporkan sebanyak 11.571 warga juga terdampak banjir, sedangkan di Kabupaten Demak total sebanyak 9.209 warga terdampak banjir," ungkapnya. 

Sementara di Jawa Timur, bencana banjir di Kabupaten Pasuruan mengakibatkan 1.990 warga terdampak. Selain itu, banjir juga melanda Kabupaten Jombang, dengan total  warga terdampak sebanyak 1.188 KK. Adapun di Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Sumenep tercatat total sebanyak 155 KK terdampak bencana yang sama.

"Di wilayah Sulawesi, dimulai dari Provisi Gorontalo dilaporkan total sebanyak 1.028 KK terdampak akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Pohuwoto pada Kamis, 23 Januari 2025. Selain itu, banjir juga terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Toraja Utara degan korban meninggal 2 jiwa dan 2 lainya luka-luka," paparnya melanjutkan. 

Sementara itu di Poso, Sulawesi Tengah dilaporkan  40 warga terdampak tanah longsor dan 14 diantaranya dilaporkan mengungsi. Kemudian di Sumatera, Kalimantan dan Nusa Tenggara, dimulai dari Provinsi Riau dilaporkan sebayak 500 KK terdampak akibat kejadian banjir yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir. 

Selain itu dilaporkan juga banjir menyebabkan 1 jiwa meninggal dunia dan 93 warga terdampak banjir di Kota Kupang, Provinsi Nusa tenggara Timur. Tidak hanya itu, bencana banjir dilaporkan juga terjadi di Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah dengan total kerugian sebanyak 613 warga terdampak dan 67 unit rumah dilaporkan terendam banjir.

Karena itu, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini. 

"BNPB terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu," katanya mengimbau. 

"Penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, dan penanganan darurat terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi," tambah Abdul Muhari menutup.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya