Berita

Ilustrasi/Reuters

Bisnis

Inflasi Jepang Sentuh Level Tertinggi dalam 16 Bulan

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 14:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Inflasi inti Jepang mencatat kenaikan tahunan sebesar 3,0 persen pada Desember 2024. Angka ini menjadi laju tercepat dalam 16 bulan terakhir. 

Seperti dikutip Reuters pada Jumat 24 Januari 2025, data ini semakin memperkuat ekspektasi bahwa Bank of Japan (BOJ) akan kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Dalam data tersebut, kenaikan indeks harga konsumen inti (IHK), yang tidak memasukkan harga makanan segar, sesuai dengan proyeksi pasar, yang naik menjadi 3 persen dari 2,7 persen pada November 2024. Angka ini menjadi peningkatan tahunan terbesar sejak Agustus 2023, yang mencatat kenaikan 3,1 persen.


"Angka inflasi ini sejalan dengan perkiraan BOJ. Tidak ada hambatan lagi untuk kenaikan suku bunga pada Januari," ujar ekonom pasar di Mizuho Securities, Ryosuke Katagi.

Data tersebut dirilis hanya beberapa jam sebelum BOJ menyelesaikan pertemuan kebijakan dua harinya, dengan prediksi bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga jangka pendek dari 0,25 persen menjadi 0,5 persen.

Kenaikan inflasi ini sebagian besar didorong oleh berakhirnya subsidi pemerintah untuk mengurangi tagihan listrik, serta pelemahan yen yang mempertahankan tingginya biaya impor. 

Sejak Maret 2024, BOJ telah mengakhiri kebijakan suku bunga negatif dan mulai menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi yang terus meningkat. 

Gubernur BOJ Kazuo Ueda juga mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga tambahan akan dilakukan jika kenaikan upah mendukung konsumsi, memungkinkan perusahaan untuk menaikkan harga barang maupun jasa secara berkelanjutan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya