Berita

Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu (kanan) menyerahkan usulan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh (kiri) di Jakarta, Rabu, 22 Januari 2025/Ist

Nusantara

Sambangi BKN, Bupati Nias Barat Perjuangkan Nasib 1.500 Honorer

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 03:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu tampak tetap sibuk mengurusi nasib masyarakat jelang berakhir masa kepemimpinannya,

Sebagai orang nomor satu di kabupaten terujung di Kepulauan Nias, Khenoki banyak melakukan terobosan yang menyentuh langsung ke masyarakat kecil. Salah satunya, memperjuangkan nasib 1.500 honorer sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.

Khenoki Waruwu mengantar langsung surat pengajuan tersebut ke Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh di kantor BKN, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2025.


"Saya ingin di akhir masa jabatan ini saya bisa memberikan kenang-kenangan baik pada mereka, para honorer yang telah mengabdi cukup lama, sementara mereka tidak lolos pada tes P3K tahap awal," ungkap Khenoki Waruwu kepada wartawan.

P3K paruh waktu adalah pegawai ASN yang diangkat dengan perjanjian kerja dan memiliki jam kerja lebih fleksibel. 

Peluang yang dimiliki 1.500 honorer yang selama ini terancam tidak memiliki penghasilan mendapatkan angin segar, setelah usulan Khenoki diterima dengan baik oleh Kepala BKN.

"Memang yang namanya honorer itu tidak akan bisa dihapus. Apa yang bapak Bupati lakukan ini memang bukan semata-mata sekadar tanggung jawab, tapi ini persoalan kemanusiaan," ungkap Prof. Zudan. 

Lebih lanjut, ia menyampaikan usulan memperjuangkan para honorer memang cukup beralasan. Pasalnya, mayoritas yang masuk dalam P3K merupakan pegawai yang tamatan pendidikannya hanya lulus SMP atau SMA. 

"Untuk urusin kebun atau tukang air, atau tukang jaga malam, apa iya mau yang lulusan strata satu, atau diploma 3, kan tidak mungkin. Jadi itu juga salah satu alasan kenapa P3K paruh waktu itu kita akomodir," jelasnya.

Hal lain yang membuat Prof. Zudan antusias adalah, Khenoki memperjuangkan nasib masyarakat kecil di semua lapisan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya