Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyaksikan MoU bersama ExxonMobil/Ist

Bisnis

MoU ExxonMobil

Airlangga: Indonesia Bersiap jadi Pemasok Utama Petrokimia di Asia Pasifik

RABU, 22 JANUARI 2025 | 20:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

ExxonMobil resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU terkait komitmen investasi di Indonesia.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Presiden ExxonMobil Indonesia, Carole J Gall di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2025.

ExxonMobil berkomitmen menanam investasi senilai 10 miliar Dolar AS atau sekitar Rp162 triliun untuk membangun dua proyek besar di Indonesia, yakni proyek Carbon Capture and Storage (CCS) dan membangun pabrik petrokimia.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Carole J Gall  atas kepercayaan untuk berinvestasi di Indonesia," kata Airlangga.

Airlangga memandang, proyek ExxonMobil punya nilai strategis yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Melalui MoU tersebut pula, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pemasok utama produk petrokimia berteknologi tinggi di wilayah Asia Pasifik.

MoU tersebut juga tidak hanya memperkuat sektor petrokimia nasional, tetapi juga membawa Indonesia lebih dekat dengan visinya sebagai pelopor teknologi hijau di tingkat global.

"Tentunya selain itu semua proyek ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan selama periode konstruksi hingga operasional nanti," tandas Airlangga.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya