Berita

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan KPU, Bawaslu, DKPP, dan Mendagri M Tito Karnavian di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Januari 2025/RMOL

Politik

Kader Banteng Desak Pelantikan Dipercepat, Mendagri: Saya Paham PDIP Menang di Jakarta

RABU, 22 JANUARI 2025 | 13:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian, mengaku didesak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk memilih opsi tercepat terkait jadwal pelantikan kepala daerah terpilih 2024.

Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI dan tiga lembaga penyelenggara pemilu, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Januari 2025.

Tito menilai mayoritas anggota Komisi II DPR RI sepakat dengan opsi pertama yang diusulkan pada anggota parlemen, yaitu gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota terpilih yang tidak digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), dilantik bulan depan. 


"Kalau kami melihat dari majority pendapat bapak-bapak sekalian setuju dengan opsi satu. Kalau bisa saya sampaikan semuanya yang ada di ruangan ini memilih opsi satu," kata Tito.

"Artinya, yang ada dua tahapan yaitu yang tidak ada sengketa MK dilaksanakan pada 6 Februari 2025 dan secara serentak oleh presiden menggunakan Pasal 164B (UU Pilkada)," sambungnya.

Di sisi lain, Tito memandang, pernyataan salah satu Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP, yaitu Deddy Sitorus, tidak tepat. Karena menurutnya pandangan Deddy tidak seluruhnya benar, terkait peluang korupsi apabila posisi kepala daerah diisi oleh Penjabat (Pj) atau yang bukan definitif. 

"Ada yang berpendapat untuk presiden melantik gubernur-wakil gubernur, dan gubernur melantik wali kota-wakil wali kota dengan alasan tadi untuk kewibawaan, kami sebenarnya sudah banyak diskusi dengan teman-teman kepala daerah, dan teman-teman yang ada di beberapa partai yang berbeda," kata Tito. 

"Tadi saya lihat, mohon maaf, dari PDIP Pak Deddy Sitorus menyampaikan tegas melaksanakan dua tahapan yang enggak ada sengketa MK dilaksanakan secepat mungkin, tahapan keduanya dimisal dan dilakukan satu kali untuk penghematan, yaitu oleh presiden satu kali," sambungnya. 

Lebih lanjut, Tito menyinggung soal kemauan PDIP agar bisa mendorong pelaksanaan pelantikan dilaksanakan dalam kurun waktu secepat mungkin. Hal ini berbeda dengan yang dikonsepkan pemerintahan, yang menginginkan pelantikan kepala daerah terpilih 2024 digelar serentak pada April 2025.

"Karena mohon maaf, saya juga sudah bertemu pimpinan-pimpinan PDIP, bahkan mendesak saya untuk, mohon maaf, minta segera secepat mungkin (melaksanakan pelantikan). Ya saya paham lah Jakarta kan PDIP Pak. Makin cepat makin baik. Tapi bukan itu pertimbangannya," demikian Tito.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya