Berita

Roji Harahap/Ist

Nusantara

Roji Harahap Lolos PPPK Setelah 20 Tahun Mengabdi di MTsN 2 Palas

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 22:28 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sebuah perjalanan panjang penuh dedikasi akhirnya membuahkan hasil bagi Roji Harahap. Setelah 20 tahun mengabdi di MTsN 2 Padang Lawas, Ia resmi lulus sebagai PPPK 2024 di Kementerian Agama. Perjalanan panjang ini bukan hanya soal waktu, tetapi juga tentang ketekunan, pengorbanan, serta suka dan duka yang telah ia lalui.  

Roji Harahap yang akrab dipanggil ‘ibu RJ’,  ini merupakan wanita kelahiran tahun 1982 di Desa Pangirkiran Kabupaten Padang Lawas. Ia telah memberikan kontribusi besar bagi MTsN 2 Padang Lawas, yang dahulu masih bernama MTsN Marenu. Karirnya sebagai pendidik di MTsN 2 Padang Lawas sejak tahun 2005.

Berbekal semangat untuk mencerdaskan anak bangsa, Ia tetap bertahan meskipun dalam kondisi yang penuh tantangan. Status honorer selama bertahun-tahun tidak menyurutkan niatnya untuk terus mendidik dan membimbing siswa dengan sepenuh hati.


"Awalnya berat, terutama dalam hal kesejahteraan. Tapi saya selalu yakin bahwa ilmu yang saya berikan kepada siswa akan menjadi amal jariyah yang tak ternilai," ujar Roji mengenang masa-masa awal pengabdiannya.

Selama dua dekade, Roji menghadapi berbagai dinamika dunia pendidikan. Dari minimnya fasilitas, perubahan kebijakan, hingga tantangan dalam mendidik generasi muda yang terus berkembang. Namun, ada pula kebahagiaan yang ia rasakan, terutama ketika melihat murid-muridnya sukses dalam berbagai bidang.

"Salah satu kebahagiaan terbesar saya adalah ketika bertemu kembali dengan mantan siswa yang kini sukses. Ada yang menjadi guru, polisi, bahkan pegawai negeri. Itu menjadi bukti bahwa usaha saya tidak sia-sia," tuturnya dengan bangga.

Di luar dunia pendidikan, Ibu RJ dikenal memiliki hobi memasak dan bermain voli. Aktivitas ini menjadi pelipur lara di sela kesibukannya mengajar. 

“Memasak membuat saya merasa lebih rileks, sementara voli adalah cara saya menjaga kesehatan sekaligus bersosialisasi dengan rekan-rekan,” tambahnya.

Perjuangan panjang Roji akhirnya terbayar lunas pada tahun 2024, saat ia dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kementerian Agama. Status ini bukan hanya pengakuan atas dedikasinya, tetapi juga menjadi bukti bahwa kesabaran dan kerja keras akan selalu menemukan jalannya.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada keluarga, kepala MTsN 2 Padang Lawas, rekan kerja, serta para siswa yang selalu menjadi motivasi saya. Ini adalah amanah yang akan saya jalankan dengan sepenuh hati," ujarnya terharu.

Kisah perjalanan Roji Harahap bukan hanya tentang keberhasilan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para guru honorer lainnya. Bahwa meskipun perjalanan panjang, dengan dedikasi, kerja keras, dan kesabaran, impian menjadi ASN tetap bisa terwujud.

"Untuk teman-teman guru honorer di luar sana, jangan pernah menyerah. Teruslah mengabdi, karena pendidikan adalah ladang amal yang tidak akan pernah kering," pesannya.

Kini, dengan status barunya sebagai ASN Kemenag, Roji Harahap siap melanjutkan pengabdiannya dengan semangat yang lebih besar. Ia membuktikan bahwa perjuangan panjang tak akan pernah sia-sia jika dijalani dengan ikhlas dan penuh keikhlasan.

Kepala MTsN 2 Padang Lawas, H. Yahya Siregar, S.Ag, M.Pd, mengungkapkan bahwa perjalanan panjang Roji Harahap penuh dengan suka dan duka. 

"Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan pengabdian Ibu Roji. Dua puluh tahun bukan waktu yang sebentar, dan beliau telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Selamat atas pencapaiannya sebagai ASN Kemenag, semoga semakin sukses dan terus memberikan inspirasi bagi rekan-rekan guru serta siswa," ujarnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya