Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Repro

Politik

Puan Berharap Pemerintah Jaga Ekonomi Nasional Kondusif

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 11:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diharapkan mampu menjaga ekonomi nasional tetap kondusif di tengah ketidakpastian geopolitik dan geo ekonomi global yang porakporanda akibat perang di Timur Tengah dan pemilihan umum di beberapa negara.

Demikian disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidato pembukaan rapat paripurna ke-10, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa 21 Januari 2025.

Puan mengingatkan pemerintah untuk mampu mengantisipasi potensi risiko yang dapat mengancam ketahanan keuangan negara dan fiskal.


“Koordinasi otoritas moneter, fiskal, dan sektor keuangan perlu terus diperkuat dan diarahkan untuk menciptakan perekonomian nasional yang kondusif. Belanja Pemerintah harus semakin efektif dan efisien,” kata Puan.

Upaya dan kebijakan untuk menarik investasi, kata Puan, membutuhkan iklim usaha yang ramah pada investor, kepastian hukum, kemudahan urusan birokrasi, serta stabilitas politik nasional yang baik.

Puan menuturkan, DPR akan memberikan catatan kepada pemerintah lewat seluruh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sebagai fungsinya menjadi pengawas keuangan negara.

“DPR RI, melalui AKD terkait, dalam menjalankan fungsi konstitusionalnya, akan mencermati dan menindak lanjuti bersama mitra kerja pemerintah, untuk menjaga kondisi keuangan negara dan perekonomian nasional tetap kondusif, bagi pembangunan nasional dan kegiatan ekonomi rakyat,” kata Puan.

Ia menambahkan, seluruh program pemerintah saat ini memiliki tujuan yang baik bagi rakyat, namun perlu perencanaan dan pembiayaan yang baik.

“Setiap program pemerintah yang memiliki tujuan yang baik, tetap membutuhkan perencanaan, pembiayaan, persiapan dan pelaksanaan yang juga baik, sehingga memenuhi prinsip good governance dan juga memberikan kenyamanan bagi rakyat,” tutup Puan.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya