Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Kinerja Prabowo-Gibran Bikin Rakyat Puas dan Indonesia Lebih Maju

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 23:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah polemik pagar laut di Tangerang dan Bekasi, pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah menunjukkan ketegasan yang menuai respons positif di masyarakat.

Hal itu tertuang dalam hasil survei Litbang Kompas atas 100 hari kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran dengan hasil 80,9 persen masyarakat merasa puas atas kinerja pemerintah saat ini.

Ketua umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar mengapresiasi survei tersebut dan memprediksi kepuasan masyarakat akan berlanjut hingga 2029.


"Dengan sosok presiden Prabowo Subianto yang memiliki leadership sangat kuat dan sosok wapres Gibran Rakabuming Raka yang memiliki energi sangat besar untuk menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Indonesia didukung dengan berbagai program unggulan seperti makan bergizi gratis, hilirisasi, industrialisasi termasuk dengan komitmen pemberantasan korupsi serta juga tindak tegas soal judi online dan lain sebagainya itu memberikan keyakinan kepada kami bahwa Prabowo-Gibran akan membawa bangsa ini lebih maju," ujar Semar kepada wartawan di Jakarta, Senin, 20 Januari 2025.

Ia menilai hasil 100 hari kerja saat ini bisa menjadi cerminan pemerintahan Prabowo-Gibran hingga lima tahun mendatang untuk membawa negara semakin besar dan maju.

"Kami apresiasi dan meyakini hingga lima tahun mendatang kinerja pemerintahan saat ini akan seperti hasil 100 hari kerja ini, Rampai Nusantara akan terus mendukung program-program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran untuk membawa bangsa negara ini jauh lebih maju dan kami akan berada di barisan terdepan ikut mengawal pemerintahan ini," pungkasnya.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam transformasi nasional jelang 100 hari masa kerja sebagai Presiden Republik Indonesia. Dalam keterangannya di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 20 Januari 2025, Presiden menyampaikan komitmen kabinet Merah Putih untuk bekerja keras demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Kita yang penting niat kerja keras. Dan saya sangat bangga tim saya, kabinet saya bekerja dengan sangat kompak, tanpa lelah. Mereka katakan bahwa dalam kabinet kita itu kalendernya itu enggak ada tanggal merah,” ujarnya.

Presiden turut menyampaikan kinerja konkret dari jajaran kabinet yang tetap bekerja pada malam pergantian tahun untuk memastikan berbagai aspek pemerintahan berjalan lancar. Menurutnya, hal tersebut dilakukan guna memastikan terciptanya efisiensi di sejumlah bidang.

“Anda lihat malam tahun baru, tahun baru menteri-menteri semua bekerja. Tidak hanya di kantor, tetapi di titik-titik mengawasi. Alhamdulillah akhir tahun, tahun baru berjalan dengan baik. BBM terkendali, harga pangan terkendali, harga-harga pesawat bisa turun pertama kali dalam sejarah Republik,” tambah Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menegaskan bahwa kerja keras kabinet Merah Putih dilakukan untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat. Presiden optimistis pemerintahannya dapat bekerja cepat dan melakukan transformasi pembangunan yang sungguh-sungguh.

“Kita optimis. Saya sudah lihat buktinya, saya sudah lihat kemampuan kita yang ril, kita akan melakukan pembangunan transformasi ini sungguh-sungguh dan kita akan bekerja dengan sangat cepat. Kita akan bekerja dengan sangat luar biasa,” tegasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya