Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: AFP)

Bisnis

Prabowo Redam Trump Jilid II, Dolar Masih Rp16.355

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 20:47 WIB | OLEH: ADE MULYANA

PROSPEK cerah belum juga muncul hingga sesi perdagangan pekan ketiga tahun 2025 berlanjut. Pelaku pasar terlihat masih jauh dari optimis hingga posisi indeks Dolar AS terus terangkat. Sentimen terkini datang dari Washington, di mana Donald Trump segera resmi dilantik sebagai Presiden AS.

Pelaku pasar kini mulai bersiap dengan gejolak besar di pasar uang dengan ekspektasi kebijakan Trump yang tersohor dengan kejutan. Namun belum juga sentimen pelantikan Trump dimulai, kabar miring datang dari India. Negeri yang terkenal dengan film Bollywood itu kini sedang berada dalam kerentanan sangat serius. Pelemahan nilai tukar mata uangnya, Rupee yang telah berulangkali mencetak titik terlemahnya sepanjang sejarah dalam beberapa pekan terakhir, kini semakin merisaukan.

Adalah kebijakan sanksi pemerintahan Joe Biden yang menghantam perusahaan perminyakan Rusia dan perkapalan tanker yang mengangkutnya. Sanksi tersebut bersiap memukul perekonomian India mengingat 40 persen impor minyak India bersumber dari Rusia. Melonjaknya harga minyak dunia dalam beberapa hari terakhir, salah satunya dikontribusi oleh kebijakan sanksi tersebut. Sementara India tercatat mengimpor hingga lebih dari 80 persen kebutuhan minyaknya atau sekitar 5,5 juta barel per hari, ditambah pelemahan Rupee yang berlanjut, kinerja perekonomian India kini dalam tantangan sangat serius.


Pola suram nilai tukar Rupee juga terkesan seiring dengan Rupiah dalam beberapa pekan terakhir. Sentimen berkuasanya kembali Trump di Gedung Putih masih menjadi motor utama pelemahan Rupiah. Agak beruntungnya, pelaku pasar di Jakarta mendapatkan suntikan sentimen positif dari domestik dalam membuka pekan ini, Senin 20 Januari 2025.

Kabar lain hasil survei oleh Litbang Kompas mengklaim tingkat kepuasan publik pada pemerintahan Prabowo Subianto yang sangat tinggi hingga 80,9 persen. Sentimen ini seakan mencoba meredam kekhawatiran investor pada sentimen Trump Jilid II.

Pantauan menunjukkan, kinerja Rupiah yang di sepanjang sesi hari ini cenderung konsisten menjejak zona sempit dengan kecenderungan melemah. Hingga ulasan ini disunting, Rupiah tercatat diperdagangkan di kisaran Rp16.355 per Dolar AS atau menguat sangat tipis 0,02 persen. Pantauan juga menunjukkan, kinerja Rupiah yang mencoba beralih menguat tipis usai pertengahan sesi sore seiring dengan tren penguatan moderat mata uang utama dunia. Sedang pada mata uang Asia, kecenderungan menjejak zona penguatan di rentang sangat sempit terus bertahan menjelang pelantikan Donald Trump.

Tinjauan juga menunjukkan Peso Filipina yang masih berada di zona merah, sementara Yuan China, Dolar Singapura, Dolar Hong Kong, Ringgit Malaysia, Baht Thailand dan Rupee India mampu bertahan di zona penguatan tipis.

Catatan RMOL memperlihatkan minimnya sentimen domestik yang tersedia di sepanjang sesi perdagangan pekan ini yang sekaligus mengindikasikan Rupiah akan semakin bergantung pada situasi pasar global.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya