Berita

Qoala Plus/Net

Bisnis

Dua Sektor Bisnis Ini Dongkrak Pencapaian Qoala Plus di 2024

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 18:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Platform digital dan unit bisnis insurtech Qoala, yaitu Qoala Plus, terus berupaya meningkatkan angka penetrasi asuransi Indonesia. 

Director of Business Qoala Plus, Tirto Utomo, mengatakan, pertumbuhan asuransi di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Namun begitu, pasar asuransi di Indonesia sesungguhnya memiliki potensi yang besar. 

Hal itu terbukti dengan pencapaian positif Qoala Plus sepanjang 2024 di dua sektor bisnis yaitu sektor kendaraan bermotor dan asuransi kesehatan yang didukung peningkatan pelayanan kepada mitra dan nasabah melalui penggunaan teknologi dan data. 


“Qoala Plus mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra atas pencapaian di 2024. Sebagai platform digital yang mempermudah akses asuransi, kami bangga atas kerja keras mitra yang mendukung distribusi produk dari partner terpercaya," kata jelas Tirto Utomo dalam acara  Boost Up Vision Roadshow “Challenge the Limit, Achieve Big!” di Jakarta, Senin 20 Januari 2025.

Boost Up Vision Roadshow “Challenge the Limit, Achieve Big!” dipersembahkan untuk merayakan pencapaian 2024 dan menandai komitmen untuk memberdayakan mitra dan pelanggan dengan solusi inovatif, layanan bantuan dan purna jual yang diperluas, membuka peluang baru dengan tambahan produk dan rekanan asuransi untuk meraih kesuksesan, serta pertumbuhan berkelanjutan sepanjang tahun di Indonesia.

Selain di Jakarta, Boost Up Vision Roadshow ‘Challenge the Limit, Achieve Big!’ juga akan hadir di Bandung, Surabaya, Medan, dan Semarang, memastikan setiap Mitra di berbagai kota Indonesia memiliki kesempatan untuk mencapai kesuksesan bersama.

Qoala Plus akan memulai tahun 2025 dengan strategi untuk meningkatkan produktivitas mitra dan mendorong pertumbuhan bisnis melalui inovasi yang menjawab kebutuhan industri asuransi yang terus berkembang. 

Di sektor asuransi kendaraan, Qoala Plus menghadirkan berbagai inovasi guna memperkuat pertumbuhan portofolio mitra dan mengoptimalkan proses operasional melalui dukungan teknologi AI, seperti verifikasi dokumen nasabah dan fitur pembanding. Selain itu, Qoala Plus juga terus mempererat kerja sama dengan mitra asuransi terpercaya, sehingga mempercepat dan mempermudah proses klaim. 

Sementara i sektor Employee Benefits dan lini komersial lainnya, Qoala Plus terus memperkuat kolaborasi dengan meningkatkan efisiensi dalam proses pembaruan polis dan menyempurnakan layanan purnajual. 

"Sebagai hasilnya, performa bisnis mengalami peningkatan lebih dari 50 persen. Kunci keberhasilan ini terletak pada optimalisasi layanan purnajual, yang menjadi salah satu keunggulan kompetitif kami di pasar," kata Tirto.

Sampai saat ini, Qoala Plus terus menjalankan komitmen untuk menyediakan sumber daya, mengadakan pelatihan dan memperluas kehadiran demi mendukung mitra di berbagai kota pada 2025.

Komitmen ini juga merupakan upaya keterlibatan Qoala Plus dalam meningkatkan literasi asuransi di Indonesia. Sebagaimana data AAJI* yang menyatakan bahwa agen masih menjadi ujung tombak dalam mengedukasi dan mempermudah akses asuransi bagi masyarakat Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya