Berita

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli/RMOL

Politik

Sesuai Arahan Presiden, Menaker Dukung Desk Ketenagakerjaan Polri

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 16:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan apresiasi atas inisiasi Polri dalam membentuk Desk Ketenagakerjaan. 

Keberadaan desk ini sebagai wujud kolaborasi strategis yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi berbagai permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia.

"Desk ketenagakerjaan polri ini menjadi satu bagian dari satu ekosistem utuh bagaimana kita hadir memberikan ketenangan kepada pekerja, memberikan kepastian hukum," ujarnya saat jumpa pers di lobby utama Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 20 Januari 2025.


Dia menjelaskan bahwa laporan yang diterima akan melalui proses pemeriksaan oleh pengawas ketenagakerjaan dari Kementerian Ketenagakerjaan. 

Desk Ketenagakerjaan Polri akan berperan strategis, terutama dalam menangani laporan terkait ketenagakerjaan. Pengawas akan menentukan apakah kasus yang dilaporkan bersifat administratif atau mengarah pada pidana ketenagakerjaan.

"Ketika kemudian itu terkait dengan pidana ketenagakerjaan, maka desk ini akan hadir memberikan respons," jelasnya.

Yassierli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan, Polri, dan dinas tenaga kerja di berbagai daerah untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung produktivitas. 

"Tadi pak Kapolri (Listyo Sigit) mengatakan, bagaimana ekonomi kita bisa tumbuh untuk menuju Indonesia emas 2045. (Desk) Ini menjadi upaya kita bersama," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya