Berita

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi/Ist

Politik

PKS:

Prabowo Bisa Bawa Indonesia Lebih Mandiri dan Berdaulat

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 11:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto membuka peluang Indonesia menjadi bangsa yang lebih mandiri dan berdaulat.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi dalam orasi politik pada acara pelantikan Pengurus PW Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Jakarta 2024-2028 Di Gedung Aula DDII, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu 19 Januari 2025.

Ada beberapa indikator yang membuat Aboe Bakar yakin Prabowo akan membawa Indonesia lebih mandiri. Pertama penguatan pertahanan, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemberdayaan SDM, kebijakan luar negeri yang mandiri, serta reformasi birokrasi.


Tak hanya itu, Ketua Dewan Kehormatan Pengurus Wilayah KB PII Jakarta ini menguraikan bahwa Presiden Prabowo berpotensi memperkuat posisi Indonesia di kancah global. 

Terlihat Prabowo serius ketika menyuarakan persatuan islam didepan KTT G8 pada Desember 2024 kemarin.

"Keberhasilan kepemimpinan Prabowo akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk menjaga keseimbangan dan diplomasi, serta beradaptasi dengan perubahan global yang cepat," kata Aboe Bakar.

Dalam konteks percaturan politik lainnya, Anggota Komisi III DPR berharap KBPII menjadi jembatan bagi pemerintah dan masyarakat khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.

"Kita para KB PII yang aktif di partai politik dan menjadi anggota DPR RI memiliki tanggung jawab untuk menjembatani aspirasi pelajar, umat, dan masyarakat luas ke dalam kebijakan yang berpihak pada pendidikan, moralitas, dan kesejahteraan," kata Aboe Bakar

"Oleh karenanya, mari jadikan posisi kita sebagai pintu pembuka bagi kader-kader muda PII untuk berkontribusi dalam membangun bangsa," tambahnya.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya