Berita

Menteri Luar Negeri Pantai Gading, Leon Kacou Adom dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita di Laayoune/Ist

Dunia

Pantai Gading Tekankan Dukungan Kuat terhadap Integritas Sahara Maroko

MINGGU, 19 JANUARI 2025 | 12:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komitmen kuat untuk mendukung kedaulatan Maroko atas Sahara kembali disampaikan Menteri Luar Negeri Pantai Gading, Leon Kacou Adom dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Laayoune.

Kepada Menlu Maroko Nasser Bourita, Menlu Pantai Gading mengatakan bahwa negaranya akan terus memberikan dukungan untuk inisiatif otonomi Maroko di Sahara Barat.

Tempat diadakannya pertemuan bilateral, Laayoune, turut mencerminkan posisi Pantai Gading yang konsisten dalam mendukung integritas teritorial Maroko.


"Pantai Gading telah berulang kali menyatakan dukungan kuatnya terhadap rencana otonomi Maroko untuk Sahara Barat. Fakta bahwa pertemuan bilateral antara kedua menteri berlangsung di Laayoune," ujar Adom dalam sebuah pernyataan yang diterima redaksi pada Minggu, 19 Januari 2025.

Selain itu, pertemuan ini juga menegaskan tekad kedua negara untuk melangkah lebih jauh dalam memajukan kerja sama strategis yang telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat mereka.

"(Kedua pimpinan) memuji kemajuan yang dicapai dalam kemitraan strategis kedua negara, yang menurut mereka telah diperkuat oleh beberapa kunjungan dari Raja Mohammed VI ke Abidjan dan peluncuran proyek-proyek utama" bunyi pernyataan bersama kedua Menlu.

Mereka menyoroti peran penting sektor swasta dalam mempererat hubungan ekonomi bilateral.

"(Kami) mendorong pelaku bisnis di kedua negara untuk mendorong investasi baru dan meningkatkan kerja sama ekonomi. Mereka juga mendesak pengaktifan mekanisme di bawah Economic Boost Group (GIE) untuk menghidupkan kembali kemitraan ini," tegasnya.

Adom dan Bourita juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama antara pelabuhan utama kedua negara, termasuk Pelabuhan Tanger-Med, Pelabuhan Otonom Abidjan, dan Pelabuhan Dakhla-Atlantik yang sedang dalam tahap pembangunan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya