Berita

Ilustrasi/Net

Global

Pasukan Keamanan Gaza Dikerahkan Jelang Gencatan Senjata Israel

SABTU, 18 JANUARI 2025 | 21:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasukan keamanan Gaza bersiap untuk dikerahkan ke seluruh wilayah Palestina pada Minggu pagi 18 Januari 2025 pagi menjelang dimulainya gencatan senjata dengan Israel.

Langkah ini diambil setelah Kementerian Dalam Negeri Gaza memastikan akan menugaskan pasukan untuk menjaga stabilitas dan melindungi warga saat kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku.

Kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir ini mencakup tiga tahap pelaksanaan, termasuk pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas. 


Gencatan senjata dijadwalkan berlaku pada 19 Januari 2025 pukul 08.30 waktu setempat dan akan diawasi oleh ruang operasi gabungan yang melibatkan pihak-pihak terkait.

"Kementerian Dalam Negeri dan Badan Keamanan Nasional akan segera menyebar di lima provinsi di Jalur Gaza untuk menjalankan tugas melayani rakyat," demikian pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Gaza. 

Meskipun telah kehilangan banyak personel akibat perang, kementerian itu menegaskan komitmennya untuk mencegah kekacauan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat.

Kementerian juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dengan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan mereka, melindungi properti publik dan pribadi, serta bekerja sama dengan aparat keamanan. Warga diminta mematuhi arahan yang akan dikeluarkan pemerintah dalam beberapa hari mendatang.

Konflik yang dimulai pada 7 Oktober 2023 ini telah merenggut lebih dari 47.000 nyawa di Gaza, sebagian besar di antaranya adalah warga sipil. Selain itu, lebih dari 10.000 orang masih hilang dan diyakini tewas. 

Perang juga menghancurkan sebagian besar infrastruktur wilayah itu, memicu kelaparan, penyebaran penyakit, dan memaksa hampir seluruh 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya