Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta/Ist

Bisnis

Rp324 Triliun Raib Imbas Orang Kaya Doyan Belanja di Luar Negeri

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 21:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fenomena masyarakat Indonesia gemar belanja di luar negeri ternyata berdampak pada hilangnya potensi pendapatan negara.  

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa ada 10 juta orang kaya Indonesia gemar belanja di luar negeri. 

Fenomena ini mengakibatkan ekonomi Indonesia kehilangan potensi sekitar Rp324 triliun dari transaksi belanja tersebut.


"Kita hitung kalau belanja itu, katakanlah yang paling konservatif 2.000 Dolar AS, jadi kira-kira Rp324 triliun," ujar Airlangga di Jakarta, Jumat, 17 Januari 2025.

Menko Airlangga mengamini, fenomena tersebut terjadi karena harga barang di luar negeri lebih kompetitif dibandingkan di dalam negeri. Belum lagi ada biaya tambahan seperti bea masuk dan pajak yang membuat harga barang impor lebih mahal dibandingkan beli di luar negeri.

Kondisi ini berbeda jika dibandingkan dengan negara tetangga, salah satunya Singapura yang tidak menerapkan tambahan pajak.

"Katakanlah barang-barang yang masuk di mal kena bea masuk 25 persen, PPh (impor), kena PPN. Jadi secara otomatis barang di kita itu lebih mahal daripada di tempat lain," pungkas Airlangga.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya