Berita

Neymar tak memberi banyak kontribusi meski digaji tinggi oleh Al Hilal/Net

Sepak Bola

Magabut, Neymar Cuma Main 42 Menit Tapi Dibayar Rp1,7 Triliun

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 18:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Karier Neymar di Liga Arab Saudi memang tak cemerlang. Pemain asal Brasil itu setahun terakhir nyaris tak pernah bermain. Tapi, pundi-pundinya tetap bertambah Rp1,7 triliun!

Dikutip dari talkSport, Jumat 17 Januari 2025, Neymar malah sama sekali tidak bermain di Liga Arab Saudi sepanjang 2024. Mantan pemain Barcelona dan PSG itu cuma 2 kali turun di Liga Champions Asia. Itu pun hanya jadi pemain pengganti, dengan total main 42 menit.

Namun demikian, Al Hilal tetap membayar penuh gaji Neymar sebesar 101 juta Euro per tahun atau setara Rp1,7 triliun. 


Al Hilal diyakini tidak akan memperpanjang kontrak Neymar yang habis pada musim panas tahun ini. Kabar yang santer beredar, Al Hilal ingin mendatangkan Mohamed Salah yang nasibnya masih menggantung di Liverpool untuk menggantikan Neymar.

Al Hilal memboyong Neymar dari PSG pada musim panas 2023 seharga 90 juta Euro dengan kontrak selama 2 tahun. Itu merupakan rekor pembelian pemain termahal di Liga Arab Saudi.

Apa lacur, Neymar tidak memberi banyak kontribusi meski sudah digaji tinggi. Pemain berusia 32 tahun itu justru lebih banyak absen lantaran akrab dengan cedera.

Neymar sudah mengalami cedera ACL saat baru melakoni 3 tiga laga bersama Al Hilal. Cedera itu dialaminya ketika membela Timnas Brasil di jeda internasional.

Kondisinya makin parah karena cedera hamstring Neymar kerap kambuh. Sejauh ini, Neymar baru bermain 7 kali untuk Al Hilal.

Dengan kontribusi yang sangat minim, Neymar layak disebut makan gaji buta alias magabut di Al Hilal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya