Berita

Co-founder Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Indonesia Dwi Agus Yulianto/Ist

Nusantara

Open House Global Darussalam Academy

Menuju Indonesia Emas 2045 Butuh Banyak Sekolah Berkualitas

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 23:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pendidikan berkualitas sangat penting guna mencapai Indonesia Emas di tahun 2045. Sehingga jumlah sekolah berkualitas harus diperbanyak.

Demikian dikatakan Co-founder Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Indonesia Dwi Agus Yulianto saat hadir di Open House Global Darussalam Academy (GDA) Yogyakarta, dikutip Kamis 16 Januari 2025.

“Kita perlu memproduksi sekolah yang jauh lebih banyak untuk bisa mencetak para pemimpin masa depan Indonesia. Karena kita berbicara masa depan makanya kita perlu mencetak sekolah unggulan masa depan,” kata Dwi.


Dwi menyebut, berdasarkan riset dan praktis yang dilakukannya sebagai profesional, diperlukan sekolah berkurikulum internasional guna mempersiapkan generasi masa depan terbaik. 

Kurikulum internasional terbaik saat ini adalah Kurikulum IB Diploma Program (IBDP), yaitu program pendidikan internasional yang menantang dan holistik, dirancang untuk mengembangkan keterampilan akademis, sosial, dan personal siswa menjadi seorang inquirer, knowledgeable, thinkers, risk-taker, dan open minded. 

Hingga saat ini, IBDP adalah kurikulum yang paling bisa diterima oleh universitas-universitas terbaik di dunia. 

“Dan yang paling mendekati koperhensif yang kita butuhkan adalah kurikulum International Baccalaureate (IB),” kata Dwi.

Ia melihat hanya beberapa sekolah yang saat ini menggunakan kurikulum IB. Maka, di tahun 2025 Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) bekerja sama dengan Yayasan Sunni Global Darussalam (YSGD) membuat SMA Global Darussalam Academy yang berkurikulum IBDP di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekolah berkurikulum IBDP dipadukan dengan sistem asrama.

“Kalau kita berbicara sekolah unggulan yang berasrama outputnya dijamin, pasti nanti mereka mempunyai pekerjaan yang jauh lebih baik dari segi posisi yang mereka bisa tempati dan juga penghasilan yang mereka bisa dapatkan,” kata Dwi.

Ia menambahkan bahwa konsep Global Darussalam Academy adalah Islamic Boarding School, karena itu GDA tidak hanya berfokus pada bidang akademik semata, namun juga pembangunan karakter kepemimpinan serta keislaman siswa. Untuk itu GDA juga mempunyai kurikulum boarding khusus.



Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya